Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (6 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (9 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (10 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (10 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (14 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (15 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (16 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (16 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (18 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (22 jam yang lalu)
NASIONAL 20 September 2020, 01:00 WIB 2,481 PDF

Menko PMK Pastikan Bansos Beras Diantarkan Langsung Ke Rumah Keluarga Penerima Manfaat

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Menko PMK Pastikan Bansos Beras Diantarkan Langsung Ke Rumah Keluarga Penerima Manfaat
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

KEDIRI, INFODESANEWS – Melanjutkan rangkaian kerja di Provinsi Jawa Timur, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi Gudang Bulog Paron yang berlokasi di Desa Paron, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Menko Muhadjir memastikan bansos tersalur langsung ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Dalam kesempatan tersebut, muhadjir juga menyerahkan secara simbolis bantuan beras kepada dua perwakilan KPM PKH.

Untuk proses penyaluran, Muhadjir mengatakan, nantinya bansos beras akan diantar ke rumah masing-masing KPM PKH. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah kerumunan masyarakat yang ingin mengambil bansos beras.

“Sesuai dengan kesepakatan, beras ini akan di antar ke rumah KPM. Karena itu, nanti mohon dipantau di lapangan. Jadi tidak boleh hanya ditaruh di satu tempat kemudian penerima manfaatnya dipanggil disuruh ngambil,” katanya kepada awak media, pada Sabtu (19/09/2020).

Penyaluran bansos dilakukan sampai ke rumah KPM, dilakukan oleh transporter, dan pihak ketiga dari transporter, serta akan didampingi pendamping PKH. Lanjutnya

“Setelah ditetapkan titik kumpul tertentu didampingi pendamping PKH itu, nanti ada transporter dan pihak ketiga dari transporter yang akan mengantar ke rumah KPM PKH,” jelasnya.

“Kecuali kalau memang ada KPM yang mau bawa sendiri. Tetapi kesepakatannya harus diantar sampai ke rumah,” tukasnya.

Rangkaian kunjungan ke gudang Bulog dilakukan dalam rangka mengecek beberapa aspek dari bantuan sosial (bansos) beras 15 kilogram, yaitu ketersediaan beras, kualitas beras, bobot beras yang akan disalurkan ke KPM PKH, dan distribusinya.

“Disini sudah kita cek Insyaallah berasnya tersedia di gudang, jadi tidak cari-cari lagi. Dan berasnya Alhamdulillah beras lokal. Artinya pemberdayaan petani di Kediri melalui mekanisme pembelian oleh Bulog itu berjalan dengan baik. Kualitas beras juga bagus, kita jamin berasnya medium. Bobot juga sudah sesuai 15 kilogram,” jelasnya.

Usai mengecek Gudang Bulog Paron, Menko PMK menyempatkan mengunjungi e-Warong Wiji Utami di Paron. Di sana, Menko PMK menyaksikan masyarakat penerima Program Kartu Sembako dan PKH yang melakukan transaksi pemanfaatan bantuan Kartu Sembako dan PKH.

Menko PMK menyebut, pelayanan dan pengadaan barang di e-Warong tersebut sudah sangat baik. Di sana, dia juga menemukan KPM PKH yang dengan kesadarannya, tidak meneruskan mengikuti PKH karena sudah memiliki usaha sendiri.

“Dengan kesadarannya dia tidak mau jadi KPM PKH lagi. Sudah naik kelas jadi pengusaha kecil ultra mikro. Nanti kita bantu melalui Unit Layanan Modal Mikro (ULAM) dan juga Kredit Usaha Rakyat (KUR). Jadi jangan terus-terusan. Nanti nggak naik-naik kelas. Karena tujuan PKH untuk menaikkan kesejahteraan mereka,” pungkasnya.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi