Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (38 menit yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (10 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (12 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (20 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (20 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (20 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (1 hari yang lalu)
NASIONAL 31 Maret 2021, 13:40 WIB 1,679 PDF

Merasa Tidak Puas, Warga Desa Srigading Akan Melaporkan Pengecer Pupuk Bersubsidi Ke APH

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Merasa Tidak Puas, Warga Desa Srigading Akan Melaporkan Pengecer Pupuk Bersubsidi Ke APH
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA,INFODESANEWS | Pasca tidak adanya kesepakatan dan kesepahaman, sejumlah warga akan melaporkan pengecer pupuk di desa Srigading, kecamatan Ngawen, kabupaten Blora terhadap Aparat Penegak Hukum ( APH ) terkaid tingginya harga pupuk dan pelayanan terhadap Masyarakat.

Musyawarah yang di laksanakan di Balai desa Srigading, kecamatan Ngawen, kabupaten Blora, hari selasa 30/03/2021 tidak mendapatkan jalan keluar setelah pemerintahan desa memfasilitasi pertemuan kedua belah pihak yang bersengketa dimana masyarakat menggugat pengecer pupuk bersupsidi Gapoktan Sri Rahayu milik Lestyorini yang lebih di kenal masyarakat Mbak Rin

Masyarakat tidak puas, walaupun telah mendapatkan masukan serta saran dari dinas Pertanian yang diwakili oleh penyuluh – penyuluh di tingkat kecamatan.

“Penyuluh terkesan berbelit – belit dan dugaan kami membantu atau melindungi pengecer ,” ungkap warga.

Hal itu dibantah Koordinator Penyuluh kecamatan Ngawen Dwi Suwondo saat di jumpai di kantornya (Rabu,31/03/2021)

“ Hal itu tidak benar, dan kewenangan kami tidak mengatur terkait Harga di tingkat desa dan persoalan penggantian pengecer di desa, itu kewenangan Distributornya,” tegas Dwi Suwondo.

“ Kami hanya sebatas menjembatani, dan semua itu di kembalikan kepada Distributornya,” ungkapnya.

Salah satu pelapor bernama Sarbini (mbah Dani ,74 th) mengungkapkan pihaknya akan meneruskan permasalahan ini ke APH karena tidak adanya titik temu, sehingga sejumlah warga yang menjadi saksi akan di bawa dalam dukungannya terhadap pelaporan di APH.

“ Wis Dadi tekatku, tak Laporke ( Menjadi Tekat kami untuk segera kami laporkan),”ungkap Mbah Dani (74 th )kepada media disela – sela musyawarah di balai desa.

Lebih lanjut mbah Dani mengungkapkan niatnya sebenarnya di dasari hilangnya sebagian haknya pupuk bersubsidi yang  tertera di struk pengambilan pupuk.

“ Kulo Mung takok, sisane pupuk seng kecetakdi struk iku endi ? ( Saya Cuma menanyakan sisa pupuk yangterteradi struk pengambilan yang tercetak dimana ),” tuturnya  kepada Infodesanews.

Saat dimintai tanggapan kepada Kades Srigading Mulyanto membenarkan adanya perselisihan warganya dengan pengecer pupuk Gapoktan Sri Rahayu milik Lestyorini jauh – jauh hari telah melakukan mediasi, namun tidak mendapatkan titik temu.

“ Puncaknya hari ini, kita mencoba mempertemukan pihak yang bersengketa, namun tidak juga ada jalan temunya, sehingga kita kembalikan kepada kedua pihak,” ujarnya.

“Mediasi sudah dilakukan dengan mendatangkan dinas pertanian, Koramil, tokoh masyarakt, Kelompok tani dan pengecer Gapoktan Sri Rahayu milik Lestyorini,” tegasnya.

Saat diwawancarai pihak pengecer pupuk bersubsidi Gapoktan Sri Rahayu milik Lestyorini tidak mau bemberikan tanggapannya, dan memngambil sikap bungkam saat Infodesanews memintai tanggapannya.***Red.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi