Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (6 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (15 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (17 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (19 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (22 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (23 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (1 hari yang lalu)
NASIONAL 29 November 2022, 14:17 WIB 2,591 PDF

Minimnya Serap Anggaran, Pemda Blora Dikritisi DPRD Blora

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Minimnya Serap Anggaran, Pemda Blora Dikritisi DPRD Blora
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Sangat minim serapan anggaran di akhir tahun, gabungan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Blora meminta kepada Pemerintah Kabupaten untuk mengurangi kegiatan yang bersifat seremonial.

Hal ini dikatakan Munawar selaku juru bicara Gabungan fraksi PDI P, PKB, Nasdem dan Golkar saat menyampaikan Pandangan Umum fraksi-fraksi terhadap RAPBD Kabupaten Blora tahun anggaran 2023.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Blora agar mengurangi kegiatan-kegiatan yang bersifat seremonial. Konsentrasikan pada urusan wajib dan kegiatan-kegiatan yang meringankan beban masyarakat seperti penyediaan lapangan pekerjaan, penyediaan fasilitas kesehatan di puskesmas-puskesmas dan PKD-PKD yang kondisinya masih sangat kurang baik,” ujarnya saat rapat paripurna DPRD Blora, Selasa (29/11/2022).

Pihaknya mengusulkan agar Pemerintah Daerah agar lebih awal untuk melaksanakan kegiatan agar serapan APBD lebih terserap di awal Tahun Anggaran.

Berkaitan dengan penyerapan anggaran yang kurang maksimal, sampai tanggal 15 November 2022, baru 59 persen yang terealisasi, agar segera diselesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Serapan anggaran di akhir tahun yang sangat minim, agar pemerintah daerah lebih focus dengan sisa waktu yang tinggal 1 bulan ini. Pemerintah Daerah agar mengevaluasi bagian Kesra yang selalu mencairkan anggaran di akhir tahun,” jelas Munawar.

Ia memandang APBD tahun anggaran 2023 wajib mengedepankan akuntabilitas kinerja pengelola keuangan, juga sebagai upaya menerapkan prinsip transparansi tata Kelola pemerintahan yang baik.

“Kami Gabungan Fraksi-fraksi akan terus berupaya memberikan yang terbaik sesuai peran legislasi dan pembahasan APBD Tahun 2023 dapat tuntas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan mekanisme yang ada serta selesai tepat waktu sesuai tugas dan fungsi DPRD sebagai legislasi budgeting dan pengawasan,” tandasnya.***

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi