Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (2 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (11 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (11 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (17 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu)
INFODESA 29 Oktober 2018, 06:44 WIB 604 PDF

Murid Kelas 6 SDN Pulang Dengan Kepala Memar dan Benjol

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Murid Kelas 6 SDN Pulang Dengan Kepala Memar dan Benjol
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Blora, Infodesanews – Dunia Pendidikan Blora dinodai dengan munculnya murid sekolah dasar negri Mojowetan yang diduga mengalami tindak kekerasan yang di lakukan oknum kepala sekolahnya.

Tindakan oknum kepala sekolah negri Mojowetan terungkap setelah murit tersebut di jumpai orang tuanya sepulang dari sekolah, HR ( Nama Samaran ) di jumpai orang tuanya dalam keadaan kepala yang memar dan terdapat benjolan besar.

Parmin orang tua korban spontan meluncur ke sekolahan untuk memintak penjelaskan pihak kepala sekolah serta memintak pertanggung jawab dari dari kepala sekolah, namun kepala sekolah negeri Mojowetan tersebut tidak ada di sekolah.

“ Ini merupakan sudah tindakan yang kedua kalinya yang dialami anak saya,” ungkapnya orang tua korban kepada Infodesanews saat di jumpai dilapangan.

“ Saat ini tindakan kami telah yaitu melaporkan di pihak kepolisian, dan telah di proses oleh Polsek setempat,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, petugas jaga kepolisian resot Banjarjo membenarkan bahwa korban yang di duga penganiayaan telah melaporkan tindakan yang dilaksanakan oleh oknum kepala sekolah negeri Mojowetan.

“ Benar kami telah menerima dan mencatat pengaduannya, namun untuk tidak lanjutnya secara terinci akan di jelaskan oleh Kapolsek sendiri, “ungkap Kanit Reskrim M. Ansory kepada sejumlah media yang hendak mewawaicarinya.

“ Untuk sementara kita tunggu saja Kapolsek Banjarjo AKP Budiyono, sambil menunggu hasil Visumnya,”pungkasnya.(Aras).

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi