Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (3 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (23 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 20 Maret 2019, 19:49 WIB 2,484 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Nanang Beri Waktu Empat Hari Pada Perusahaan Untuk Normalisasi Kalau Tidak

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Nanang Beri Waktu Empat Hari Pada Perusahaan Untuk Normalisasi Kalau Tidak
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menerima audiensi warga Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, di ruang kerjanya, Rabu (20/3/2019).

Kedatangan puluhan warga Desa Tarahan yang didampingi Camat Katibung Hendrajaya, untuk mengeluhkan kawasan mereka yang kerap dilanda banjir bila terjadi hujan. Salah satunya akibat penyempitan gorong-gorong PT Tanjung Selaki.

Setelah mendengar aspirasi dan keluhan warganya, Nanang beserta tim langsung turun ke lokasi menyusuri titik yang menjadi penyebab banjir di kawasan tersebut.

Setiba di lokasi Nanang yang didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, menemui puluhan warga Dusun Sebatang Desa Tarahan yang sedang melakukan aksi unjuk rasa. Warga setempat menuntut perusahaan Batu Makmur bertanggungjawab menormalisasi sungai yang menyempit akibat aktifitas tambang batu perusahaan tersebut.

“Ibu-ibu saya minta waktu 4 hari, kalau perusahaan tidak melakukan normalisasi, saya yang akan bertindak,” ujar Nanang dihadapan para pengunjuk rasa yang didominasi emak-emak itu.

Mendengar hal itu, warga Tarahan pun menyampaikan terima kasih kepada Plt Bupati Lampung Selatan yang telah mengambil langkah cepat dan tegas.

“Terima kasih Pak Nanang, kami akan membantu normalisasi bersama pihak perusahaan. Jika dibutuhkan, kami siap pak,” cetus salah seorang pengunjuk rasa.

Tak hanya itu, kepada pihak perusahaan Batu Makmur dan Kepala Desa Tarahan, Nanang pun meminta untuk secepatnya menormalisasi aliran sungai yang mengalami sedimentasi akibat material tambang yang ikut terbawa arus air bila hujan turun.

“Saya minta perusahaan langsung menormalisasi sungai hari ini juga. Kalau besok saya lihat masih seperti ini, saya akan bertindak tegas, saya tidak ingin main-main, ini untuk kepentingan masyarakat sekitar,” tegas Nanang kepada Kim Hoek selaku pemilik Perusahaan. (Sg/kmf) rilis

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi