Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (5 menit yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (10 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (12 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (17 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (17 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (19 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (19 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (20 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (1 hari yang lalu)
INFODESA 10 Agustus 2022, 14:18 WIB 1,847 PDF

Nanang Ermanto Ajak Masyarakat Menjaga Kualitas Kesuburan Tanah

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Nanang Ermanto Ajak Masyarakat Menjaga Kualitas Kesuburan Tanah
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menghadiri acara Panen Raya Jagung jenis hibrida varietas advanta 123 yang berlangsung di Dusun Candirejo, Desa Titiwangi, Kecamatan Candipuro,Rabu (10/8/2022).

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Bibit Purwanto mengatakan, panen jagung musim tanam I ini merupakan hasil dari tingkat ketahanan pangan di Kabupaten Lampung Selatan.

Dirinya menyebut, guna mendukung ketahanan di Kabupaten Lampung Selatan, telah terbentuk sebanyak 235 Gabungan Kelompok Tani, 4.311Kelompok Tani, 296 Kelompok Wanita Tani dan 193 penyuluh.

“Salah satu hasil tingkat ketahann pangan di kabupaten lamsel. Bagaiman pak bupati sangat konsen sekali mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Lampung Selatan,” ujarnya.

Lebih lanjut Bibit mengungkapkan, luas tanam jagung potensi lahan kering di Kabupaten Lampung Selatan terdapat 85.565 hektare dengan luas tanam 115.693 hektare. Lalu, luas panen 109.920 hektare, produksi 738 ton dan produktivitas 6,7 ton/hektare.

Kemudian, produktivitas jagung dari tahun 2019 hingga 2021 mengalami peningkatan sebesar 36 persen. Dimana, pada tahun 2019 produksi jagung mencapai 539.302 ton, tahun 2020 sebesar 705.855 ton dan tahun 2021 mengalami kenaikan menjadi 738.178 ton.

“Tahun ini anggaran APBD Lampung Selatan mengalami penyesuaian anggaran. Namun, pak bupati sangat konsen, sehingga anggaran untuk alsintan tidak ada pemangkasan anggaran dan asuransi usaha tani juga diakomodir oleh pak bupati,” kata Bibit.

Sementara, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menuturkan, Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu penghasil lumbung pangan nasioal. Oleh karenanya, melalui panen raya jagung ini diharapkan mampu meningkatkan komoditas pangan daerah.

“Tadi saya begitu datang, langsung diajak panen jagung yang sangat luar biasa, ini jadi salah satu percontohan tanaman jagung. Kemudian, tadi ada juga pembuatan pupuk organik, lengkap sudah pagi hari ini. Bagaimana Lampung Selatan merupakan lumbung pangan jagung dan padi,” tutur Nanang.

Nanang mengungkapkan patut bersyukur karena berada di wilayah yang beriklim tropis. Sehingga sektor pertanian dapat terus berjalan dan masyarakat tidak kekurangan persediaan bahan pangan.

“Kita patut bersukur bumi pertiwi, negara kita dkberi lahana yang sangat subur dibandingkan negara tetangga. Bagaimana Allah telah memberikan alam yang luar biasa, dengan perkembangan zaman teknologi kita sudah melupakan sejarah warisan dari para leluhur kita, kita ketergantungan kepada negara luar,” jelasnya.

Oleh karena itu, Nanang mengajak seluruh petani di Kabupaten Lampung Selatan agar dapat menjaga kualitas kesuburan tanah atau lahan pertanian, dengan cara menggunakan pupuk kompos dan mengurangi pupuk kimia dalam bertani.

“Ini kelemahan kita, kita mau instan. Panen kita cepat, tapi nanti jangka panjangnya tanah kita akan rusak, maka sekarang ini saya minta kepada para penyuluh terus mengedukasi mengajak masyarakat, agar menggunakan pupuk kompos,” tegas Nanang. (Red) sumber Diskominfo Lamsel

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi