Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (18 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (21 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (23 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 01 Februari 2019, 12:47 WIB 1,370 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Nanang Minta Pihak Pembangunan JTTS Berkomitmen

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Nanang Minta Pihak Pembangunan JTTS Berkomitmen
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nanang Ermanto meminta komitmen Pelaksana Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terkait penyelesaian dampak dari pembangunan JTTS.

Hal itu disampaikan Nanang Ermanto dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergitas Penyelesaian Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni – Terbanggi Besar di Aula Rajabasa Kantor Bupati setempat, Jumat (1/2/2019).

“Jadi hari ini, saya minta ketegasannya, komitmen seluruh pelaksana pembangunan terhadap dampak yang ditimbulkan akibat pembangunan jalan tol ini. Bagaimana ada solusi dan langkah-langkah penyelesaiannya,” tegas Nanang dalam arahannya.

Rakor tersebut dihadiri Kapolres Lamsel, Dandim 0421 Lamsel, Sekretaris Daerah Kabupaten Lamsel, Kepala OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Lamsel, Camat beserta Kepala dari dari 11 kecamatan yang dilalui JTTS.

Sementara dari pihak JTTS ruas Bakauheni – Terbanggi Besar dihadiri unsur pelaksana pembangunan seperti PT PP, PT Adi Karya, dan PT Waskita.

Nanang pun berharap pelaksana pembanguan JTTS untuk lebih terbuka terkait persoalan yang terjadi di lapangan. Dirinya tidak ingin setelah proyek pembangunan JTTS selesai, nanti meninggalkan persoalan di kemudian hari.

Sebab katanya, secara teknis pihak pelaksana pembangunan JTTS menyatakan proses pembangunan berjalan dengan baik dan tidak ada masalah. Namun, berdasarkan laporan di lapangan banyak persoalan yang terjadi dan belum diselesaikan.

“Saya tidak ingin setelah proyek ini selesai, akan meninggalkan persoalan di wilayah yang dilalui. Jangan nanti kami ditinggal, masyarakat yang terkena imbasanya. Jadi saya minta komitmennya, supaya ada rasa tangungjawab,” tukasnya.

Adapun, dalam rakor tersebut, pihak pelaksana pembangunan JTTS ruas Bakauheni – Terbanggi Besar, baik PT PP, PT Adi Karya, dan PT Waskita sepakat berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi akibat pembangunan JTTS.

(sumber rilis/kmf)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi