Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (16 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (19 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (22 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (23 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (23 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 04 Januari 2019, 21:44 WIB 2,607 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Nanang Respon Keinginan Warganya Terkait Relokasi

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Nanang Respon Keinginan Warganya Terkait Relokasi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

(Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto saat berdiskusi dengan warga di pengungsian. foto dokumentasi Diskominfo Lamsel)

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto didampingi Sekretaris Daerah Fredy SM, mengunjungi warga Desa Way Muli Timur, Kecamatan Rajabasa yang berada di posko pengungsian, Jumat (4/1/2019).

Di posko itu, Nanang berdiskusi dan menampung keluhan dan harapan warganya. Salah satunya terkait usulan dari pemerintah untuk merelokasi para korban tsunami yang tak memiliki rumah lagi.

Muksin, salah seorang pengungsi ini mengungkapkan, banyak hal yang harus dipertaruhkan jika dirinya harus pindah dari Desa Way Muli. Mengingat katanya, banyak penduduk desa itu yang mencari nafkah sebagai nelayan.

“Intinya, kami ingin tetap bertahan disini (Way Muli). Mohon diberikan tempat dimana (masih desa Way Muli), yang penting kami aman dari tsunami,” ungkap Muksin dihadapan Plt. Bupati Lampung Selatan.

(Plt bubati Lampung Selatan Nanang Ermanto saat berdiskusi bersama warga Desa Way Muli di pengungsian/foto dokumentasi Diskominfo Lamsel)

Menanggapi hal itu, Plt. Bupati Lampung Selatan. Nanang Ermanto merespon dengan baik keinginan warganya. Nanang mengatakan, pemerintah siap memfasilitasi dan membantu warga Desa Way Muli yang ingin tetap bertahan.

Sebelumnya, pemerintah sudah menyiapkan tanah seluas 6 hektare di Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, kemudian akan membelikan tanah di Desa Way Muli, namun dengan standar keamanan yang telah ditentukan.

“Nanti kita carikan dulu lahan yang cocok yang tidak longsor. Saat ini kami bangun dulu hunian sementara, setelah itu baru hunian tetap. Tapi hunian berdasarkan perda nomor 15 tahun 2015, mengatakan bahwa daerah kita ini rawan longsor dan sunami, jadi kita tidak gegabah,” ujar Nanang.

Lebih lanjut Nanang mengatakan, niat pemerintah untuk merelokasi para korban tsunami bukan tanpa alasan. Selain Kecamatan Rajabasa masuk kedalam kawasan rawan longsor, juga untuk meminimalisir korban jiwa apabila terjadi bencana.

“Kita berbicara membangun hari ini untuk 5 atau 10 tahun kedepan, kalau terjadi lagi longsor atau bencana, sama saja kita melakukan kesalahan kedua kalinya. Jika mereka (warga) ingin tetap disini kita bantu, tapi kalau memang mau di Kalianda pemerintah siap memfasilitasi,” kata Nanang. (*/sumber Diskominfo Lamsel)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi