Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (14 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (17 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (19 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (21 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (21 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (21 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (22 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 03 Desember 2018, 11:54 WIB 1,820 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Nanang Sebut Urusan Mencangkul Bukan Hal Yang Baru Buat Saya

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Nanang Sebut  Urusan Mencangkul Bukan Hal Yang Baru Buat Saya
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Kesiapan Desa Way Sari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan,  sudah mencapai 95% untuk mengikuti lomba Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan dan Lomba Kegiatan PKK Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2018.

Hal itu dijelaskan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana,  Rohadian kepada Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan,  Nanang Ermanto saat meninjau gladi bersih untuk persiapan jelang lomba kesrak pada Selasa esok (4/12).

“Sudah mencapai 95%, sisanya tinggal finishing,”kata Rohadian melaporkan kepada Nanang.

Dalam kesempatan tersebut Nanang bersama kepala OPD sempat melihat lihat berbagai tanaman di area tanaman Toga ditanam seluas 2.400 m2. tanpa canggung Nanang langsung ikut membersihkan rumput rumput yang masih nampak terlihat di area.

“Kita ini Master Segala Ilmu (MSI) urusan pertanian. Kita bicara urusan pertanian, perkebunan,  “Apalagi urusan mencangkul itu udah biasa, bukan hal yang baru buat saya, “ujar Nanang sembari memberikan contoh cara menanam saat melihat langsung kesiapan, Senin (3/12)

Ayuk kita bersih-bersih. Kita bergotong-royong, mana yang harus kita kerjakan, kita kerjakan.  “Semua ikut bekerja. Jangan hanya menyuruh masyarakat,  kita hanya jadi mandor,”kata Nanang lagi sembari memberi semangat.

Sementara itu ketua Pokja 3, Rini Ariasih menjelaskan, bahwa ada sebanyak 180 jenis tanaman obat yang ditanam dilahan seluas 2400 m2.

Dijelaskan semua tanaman yang kita tanam disini dapat dijadikan obat. Seperti contoh jahe kecil atau dengan sebutan jahe emprit (zingerber officinale var.amarum). Sedangkan Jahe emprit memiliki senyawa antioksidan yang cukup tinggi.

“Anti oksidan berguna untuk membuang racun dari tubuh dan memperlambat penuaan,  bahkan disebut sebagai antikarsinogenik (mencegah kanker).”jelas Rini Ariasih, menjelaskan.   (Sg) (sumber Diskominfosel)

 

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi