Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (5 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (11 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (19 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (21 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (21 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (21 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (22 jam yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 08 November 2017, 20:29 WIB 1,473 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Oknum Guru SDN 1 Sukabanjar Diduga Melakukan Palecehan Seksual

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Oknum Guru SDN 1 Sukabanjar Diduga Melakukan Palecehan Seksual
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Lampung Selatan, Infodesanews.com — Diduga cabuli belasan siswa, seorang guru di SDN 1 Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, menghilang.

Berdasarkan penelusuran Infodesanews.com oknum guru agama yang berinisial MJ (59) melakukan perbuatan tidak senonoh dengan meremas dan mengelus kemaluan para siswanya. Perbuatan cabul terhadap siswa putra itu dilakukannya sejak lama, hanya saja tidak ada yang berani cerita.

“Kalau murid cewek tidak pernah di remas-remas. Punya saya diremas-remas sejak kelas IV,” kata RK (12) salah seorang siswa kelas VI.

Perbuatan yang tidak senonoh itu dilakukan oleh oknum guru agama di ruang kelas . Dengan modus menyuruh muridnya mencabuti uban, saat itulah siswa yang mencabuti uban dipegang-pegang kemaluannya.

“Dengan mamasukan tangannya guru itu ke celana dan meremas dan mengelus kemaluan saya,” katanya.”kata RK salah satu siswa yang menjadi korban MZ.

Salah seorang ibu orang tua siswa warga Dusun Sandaran II, Desa Sukabanjar Kecamatan Sidomulyo mengatakan jika perbuatan oknum guru itu sudah menjadi buah bibir.

“Terbongkarnya tindakan oknum guru yang tak senonoh terhadap siswa laki-laki, ini pekan lalu, karena ada yang lapor ke orang tuanya, sehingga menjadi buah bibir di Desa,”kata dia Kepada Infodesanews.com Rabu (8/11/2017) sekitar pukul 15.30.WIB.

Dijelaskan, hampir seluruh siswa yang menjadi muridnya mengalami hal yang sama, tapi orang tua korban tidak ada yang melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian, Sekolah atau ke Kepala Desa.

“Kalau tidak percaya tanya satu-satu keliling desa, kalau sudah menjadi korban,” ujar ibu rumah tangga itu, yang enggan namanya di sebutkan.

Menurut penjaga sekolah SDN 1 Sukabanjar Robani (50) mengatakan bahwa oknum guru yang dimaksud sudah tiga hari tidak mengajar.

“Sejak senin kemarin tidak masuk kerja,” ujarnya.

Sementara itu Kepala sekolah SDN 1 Sukabanjar Kecamatan Sidomulyo Katirin saat di konfirmasi oleh awak media melalui telepon selulernya, tidak mengangkat meskipun nada tersambung. Begitu juga dengan pesan singkat, tidak dibalas.

Kepala Desa Sukabanjar, Asikin mengaku tidak tahu secara pasti permasalahan yang dialami warganya.

“Saya baru tahu tadi, itupun masih belum jelas,” katanya.

Asikin berencana memanggil oknum guru itu, untuk diminta keterangan mengenai perbuatanya menjadi buah bibir yang berkembang saat ini.

“Kebetulan oknum itu warga sini juga, nanti saya minta keterangannya terlebih dahulu,” kata Asikin lagi.

Ditempat terpisah, Kapolsek Sidomulyo AKP Bushriyanto mengatakan jika pihaknya tidak mengetahui permasalahan yang dialami belasan siswa SDN 1 Sukabanjar itu.

“Belum monitor, karena belum ada yang laporan,” katanya singkat. ( SG)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi