Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (5 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (12 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (20 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (21 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (22 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (22 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (22 jam yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 21 Maret 2023, 10:26 WIB 502 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

PAGI INI, Kelurahan Mojo Adakan Sosialisasi Tuberculosis

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

PAGI INI, Kelurahan Mojo Adakan Sosialisasi Tuberculosis
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS.COM |  Dalam rangka antisipasi penyakit TBC, Kelurahan Mojo pagi ini melaksanakan Sosialisasi TUBERCULOSIS (TB Paru) di Aula Kelurahan Mojo Kecamatan Pasar Kliwon Surakarta.  Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua RW, kader kesehatan dan pemuka masyarakat se Kelurahan Mojo. 

Menurut dr. Riski dari Puskesmas sangkrah selaku narasumber menyampaikan bahwa gejala TBC harus diidentifikasi dan dicegah sedini mungkin seperti  batuk, sesak napas, nyeri pada dada, berkeringat malam, demam dan penurunan berat badan.

Oleh karena itu perlu pemeriksaan pada dahak, Tes Nantoux (Anak), foto Rontgen dada  serta pengobatan TBC selama 6 bulan. “Untuk pencegahanya sangat perlu menerapkan perilaku PHBS serta etika batuk dan bersin. Selain itu pada anak dapat juga  dilakukan imunisasi BCG karena yang berisiko terkena TBC adalah anak anak, lansia maupun perokok,” ujarnya.

Sementara itu, nara sumber dr. Keny dari Dinas kesehatan Surakarta menyampaikan bahwa TBC bisa sembuh asal rutin berobat selama 6 bulan, dengan syarat  tidak boleh terputus pengobatannya. “Kita harus waspada dengan terjangkitnya TBC, maka kalau ada salah satu keluarga  terjangkit TBC semua keluarga harus kontrol dan minum obat karena riskan penularan TBC,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Lurah Mojo Drs. Nurochman, M.Si juga menyampaikan bahwa kelurahan Mojo harus benar benar kerjasamanya untuk mengantisipasi TBC, karena sesuai hasil USG ada 211 warga yang terindikasi penyakit TBC. “Kami berharap para kader kesehatan, RW, tokoh masyarakat menyampaikan bahaya TBC di dalam masyakat,” ungkapnya.

Nurochman juga mengajak kepada warga agar selalu menjaga kebersihan serta pola hidup sehat sehingga kesehatan tubuh tetap terjaga. (Syahrir Rozie/Red Slo)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi