Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (37 menit yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (10 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (12 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (20 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (20 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (20 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (1 hari yang lalu)
INFODESA 13 Agustus 2022, 17:35 WIB 1,337 PDF

Pahlawan Donor Darah Dapatkan Penghargaan Bupati

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pahlawan Donor Darah Dapatkan Penghargaan Bupati
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI – Bupati Pati Haryanto, Kamis (11/8), memberikan penghargaan kepada “pahlawan donor darah” di Pendapa Kabupaten Pati.

Penghargaan ini diterima langsung oleh masyarakat yang tercatat telah mendonorkan darahnya secara sukarela sebayak 50 kali, 75 kali serta 100 kali.

Bupati Pati Haryanto yang juga sebagai Ketua Palang Merah Indonesia ( PMI ) Kabupaten Pati menyebut, para pendonor darah sukarela ini layak disebut pahlawan.

Menurutnya, tidak semua orang mampu untuk mendonorkan darahnya. Ia memastikan bahwa pendonor ini memiliki kesehatan yang cukup terjaga. Karena sebelum mendonorkan darahnya, seseorang harus melalui sejumlah rangkaian tes kesehatan.

“Memang sudah lama saya merencanakan untuk mengundang bapak ibu sekalian. Karena pandemi Covid-19 dua tahun itu, biasanya yang 100 kali di istana, dan yang 75 dan 50 di provinsi.

Namun kali ini karena pandemi Covid-19, belum bisa dilakukan, ya akhirnya saya bersama PMI punya niat untuk memberikan penghargaan di Kabupaten”, tutur Haryanto.

Untuk itu, atas nama keluarga besar PMI serta keluarga besar masyarakat Kabupaten Pati yang telah diberikan pertolongan melalui donor darah tersebut, Haryanto menyampaikan ucapan terima kasih.

“Saya yakin bahwa bapak ibu ini tidak punya keinginan ben aku entuk penghargaan, ben entuk lencana, mboten wonten. Niatnya adalah tulus ikhlas memberikan donor untuk sesama”, ucapnya.

Haryanto menyebut, bahwa dirinya adalah satu-satunya Ketua PMI tiga periode yang ada di Jawa Tengah. Sedangkan untuk di tingkat nasional, ketua PMI tiga periode dijabat Jusuf Kalla.

Pada kesempatan itu, Haryanto pun menjelaskan bahwa selama ini tidak ada yang menjualbelikan darah.

Dirinya pernah mendapati komentar-komentar baik di media sosial maupun secara langsung, yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan donor darah itu harus membayar.

“Sering kali banyak komentar-komentar, barange gratis kok dijual..? nggak.. itu nggak dijual, cuma ngganti kantong. Kantong darah dan obat.

Karena kantong sama obatnya itu sampai dengan sekarang Indonesia itu belum bisa membuat, masih dari luar negeri. Saya tegaskan bahwa selama ini kita tidak pernah jual darah, ngga ada itu”, tegas Haryanto.

Menurutnya, biaya penggantian kantong darah tersebut dipakai untuk membeli kantong yang baru serta proses penyimpanan.

“Kalau darah hanya diambil saja, itu tidak bisa ditransfusi, paling hanya bertahan dua jam. Tetapi kalau dikasih obat yang sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan yang dipakai transfusi, itu baru bisa digunakan, dan bisa ditransfusikan. Jadi sia-sia kalau nggak dikasih obat, ngga diamankan, ngga dikasih kantongnya”, imbuhnya.

Terkadang kesalah fahaman informasi tersebut, menurut Haryanto, terjadi akibat keterbatasan informasi dan ketidaktahuan masyarakat.

Selain itu, Bupati juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada teman-teman serta pengurus PMI Kabupaten Pati yang selama ini aktif berkarya untuk kepentingan masyarakat.

“Sering kali ada bencana kebakaran akibat kelalaian, bencana banjir bandang kemarin di Bulumanis Kidul dan Tunjungrejo.

Yang lain belum hadir, PMI sudah hadir duluan, memberikan empati di sana. Dan juga memberikan bantuan logistik maupun bantuan yang nilainya tidak seberapa”, pungkasnya. (@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi