Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (2 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (2 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (7 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu)
INFODESA 15 Oktober 2018, 06:32 WIB 2,169 PDF

Pangdam IV Diponegoro: Masyarakat Semarang Diharapkan Memiliki Jiwa Patroitik Yang Luar Biasa

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pangdam IV Diponegoro: Masyarakat Semarang Diharapkan Memiliki Jiwa Patroitik Yang Luar Biasa
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

SEMARANG,INFODESANEWS – Peringatan pertempuran lima hari di Semarang merupakan peristiwa heroik yang tidak mungkin dapat kita lupakan. Masyarakat Semarang harus dapat mengambil hikmah sebanyak-banyaknya dan pelajaran-pelajaran penting dari apa yang telah dikorbankan oleh para pahlawan dalam pertempuran lima hari di Semarang.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto mengatakan bahwa masyarakat Semarang memiliki jiwa patriotik yang luar biasa, dengan spontanitas mereka bisa bersatu, bergotong-royong, bahu membahu dan tidak mengenal latar belakang suku, agama, ras, mereka bersama-sama bersatu untuk mencapai tujuan mempertahankan kemerdekaan.

“Keadaan ini merupakan modal yang sangat besar untuk masyarakat Kota Semarang, Jawa Tengah dan Indonesia,”
Ujar Mayjen TNI Wuryanto, dalam upacara peringatan pertempuran lima hari di Semarang, di kawasan Tugu Muda Kota Semarang, Minggu malam (14/10/2018).

Menurutnya, pada hahekatnya seluruh masyarakat Indonesia sudah mempunyai dan mewarisi jiwa patriotik yang luar biasa dari para pahlawan, sehingga kita harus menyadari bahwa apa yang dilakukan oleh para pahlawan, semua hanya demi terciptanya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

“bahwa untuk mencapai semua itu tidak mungkin hanya dilakukan oleh satu pemimpin saja, baik Wali Kota, Gubernur atau Presiden, tetapi perlu kerja sama. Semua komponen masyarakat harus bahu membahu, bergotong-royong dengan satu tujuan Indonesia yang hebat, adil dan makmur,” terangnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, serta Purnawirawan, Pejuang dan Veteran.

Acara peringatan pertempuran lima hari di Semarang juga dimeriahkan oleh Drama Treatikal yang menggambarkan perjalanan pertempuran selama 5 hari di Kota Semarang yang ditandai dengan gugurnya Kepala Laboratorium Purusara dr. Kariadi. (Ndi)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi