Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (5 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (6 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (6 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (7 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (7 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (21 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu)
NASIONAL 28 Maret 2022, 17:38 WIB 839 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Pangdam XII/Tpr Bahas Strategi Pengamanan Perbatasan

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pangdam XII/Tpr Bahas Strategi Pengamanan Perbatasan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

KUBU RAYA – di Ruang Rapat Puskodalopsdam XII/Tanjungpura, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P., M.M., menjadi narasumber webinar yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Doktor Ilmu Manajemen Universitas Tanjungpura (Himadim Untan). Pangdam menyampaikan materi tentang, “Strategi Pengamanan Perbatasan di Kalimantan Barat dan Perkiraan Ancaman dan Penanganan di Wilayah Kodam XII/Tpr Sebagai Penyangga Ibukota Negara”.

Selain Pangdam, ada dua narasumber lainnya diantaranya, Wakil Gubernur Kalbar yang diwakili Kadis Perindag dan ESDM Prov. Kalbar, Syarif Kamaruzaman dan Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam, Sampe L. Purba. Seminar secara virtual ini diikuti para mahasiswa program S3 Ilmu Manajemen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untan.

Webinar yang berlangsung Selasa malam ini mengangkat tema, “Optimalisasi Manajemen Potensi Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Ekonomi Kalimantan Barat Guna Mendukung Kedaulatan Energi Dalam Perspektif Ketahanan Regional Kalimantan Sebagai Ibu Kota Negara.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Sulaiman Agusto saat memberikan materi menyampaikan, wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia khususnya di Kalbar memiliki potensi ancaman yang cukup kompleks, baik dari geografi, demografi, kondisi sosial serta potensi ancaman sumber daya alam dan sumber daya buatan, Rabu (23/3/22).

Diantaranya, masih terjadinya kegiatan ilegal di perbatasan seperti human trafficking, ilegal logging, ilegal mining, ilegal fishing, narkotika dan sebagainya. Selain itu, potensi ancaman yang masih sering terjadi adalah penggeseran patok batas negara dan adanya blank area di wilayah perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu.

“Terdapat sepanjang kurang lebih 370 Kilometer perbatasan kita yang tidak terjaga oleh TNI. Tidak ada sama sekali Pos Pamtas di sepanjang batas ini. Hal tersebut sangat memungkinkan terjadinya potensi pencurian kekayaan sumber daya alam kita,” kata Mayjen TNI Sulaiman Agusto.

Selanjutnya Pangdam menyampaikan, untuk mengamankan wilayah perbatasan, Kodam XII/Tpr selaku Komando Operasi selama ini telah menggelar kekuatan di wilayah perbatasan Kalbar. Baik Satgas Udara, Laut dan Darat. Untuk wilayah darat Kodam XII/Tpr menggelar dua Batalyon untuk melaksanakan operasi Satgas Pamtas, kemudian 5 Kodim di wilayah perbatasan melaksanakan operasi sebagai Satgas Teritorial.

Mayjen TNI Sulaiman Agusto mengatakan, adapun strategi pengamanan perbatasan yang dilakukan oleh Kodam XII/Tpr diantaranya, mendukung pembangunan infrastruktur di Kalbar. Karena selain dimanfaatkan untuk publik kemajuan infrastruktur juga dapat dimanfaatkan untuk pertahanan. Seperti pembangunan bandara di Singkawang, pelabuhan internasional Kijing, jalan tol Pontianak – Mempawah, PLBN Nanga Bayan, Jagoi Babang dan Paloh, JIPP dan Jalan Administrasi serta pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi
melalui pemanfaatan Terminal barang ekspor/impor di kawasan perbatasan.

“Untuk eksternal, Kodam XII/Tpr juga mendorong kepada Komando Atas dan Pemerintah untuk segera merealisasikan pembangunan satuan baru di Kalbar, seperti Pangkalan Udara TNI AD di Kabupaten Sintang yang pengkajiannya oleh Puspenerbad, pembangunan Pos TNI AL di sepanjang sungai di perbatasan RI-Malaysia.

Pembangunan ekonomi di perbatasan yang pengkajiannya oleh WANTANNAS RI dan Staf Khusus Presiden RI dan mendorong terwujudnya kemandirian BNPP RI, sehingga lebih fokus membangun daerah perbatasan dan mendorong penyelesaian OBP,”pungkasnya.(@Gus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi