Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (2 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (4 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (4 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (4 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (7 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (11 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (20 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (20 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (1 hari yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (2 hari yang lalu)
NASIONAL 20 Mei 2022, 12:24 WIB 982 PDF

Pangkogabwilhan III Dialog Bersama Masyarakat Adat dan Tokoh Agama

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pangkogabwilhan III Dialog Bersama Masyarakat Adat dan Tokoh Agama
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

SENTANI, INFODESANEWS – Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) melanjutkan kunjungan kerjanya di Jayapura guna berdialog, bersilaturahmi, serta menyapa lebih dekat para Tokoh Agama dan Tokoh Adat Papua di Gereja Bethel Indonesia “Jemaat Bless Papua Ministry” Sentani Jayapura, Senin (16/05/2022).

Pada kesempatan tersebut, Pangkogabwilhan III mengatakan bahwa keberadaan agama sejatinya agar manusia menjadi baik dan memajukan peradaban umat manusia sehingga tercipta suasana yang harmonis, namun sebaliknya akan berdampak negatif bila agama itu disalah gunakan untuk kepentingan alat politik.

Mengutip pernyataan Presiden Soekarno “Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian lebih sulit karena melawan bangsa sendiri.” Pangkogabwilhan III mengingatkan para tokoh yang notabene memiliki kharisma, Power dan pengaruh tersebut agar jangan sampai mau diadu domba dan terprovokasi sehingga merusak kedamaian di Papua mengingat korban yang ditimbulkan oleh konflik tersebut adalah rakyat dan kita bersama-sama memiliki mindset untuk menciptakan kedamaian, kebahagiaan dan kesejahteraan rakyat Papua.

“Kita harus bangga sebagai Warga Negara Indonesia dengan kekayaan adat budaya serta situasi damai yang ada di Indonesia, kondisi damai tersebut tidak lepas dari peran para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang ada di Papua. Saya berharap ini dapat diteruskan, saya mengapresiasi atas kerja keras Bapak-bapak para Tokoh-tokoh Agama karena telah melakukan pembinaan, pendampingan, menggembala umat dan sebagainya,” terang mantan Danrem 173/PVB Biak tersebut.

Lebih lanjut Pangkogabwilhan III menegaskan, bahwa negara ini dibangun atas kesepakatan seluruh anak bangsa yang walau berbeda suku, agama, ras dan golongan, tapi kita Bhineka Tunggal Ika, yang memiliki tujuan, harapan dan cita-cita yang sama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jangan tinggalkan Air Mata buat anak cucu tapi mari kita tinggalkan Mata Air – mata air untuk kelangsungan hidup di masa mendatang, biarkan anak-anak kita mendapatkan Hak untuk sekolah, hak untuk bermain mendapat kebebasan agar pintar dan kelak untuk bangun Tanah Papua.

“Saya jadi orang Bali karena saya lahir di Bali, agama saya Hindu karena orang tua saya Hindu, mungkin kalau saya lahir di Papua ini, maka saya jadi orang Papua. Inilah yang perlu dipahami, jangan karena perbedaan suku ras agama dan golongan ini menjadikan kita diadu domba. Kalau kita platformnya kedamaian, maka semua konflik akan selesai dan tercipta kedamaian, tetapi kalau platformnya bukan kedamaian, maka jangan berharap damai yang kita dapat,” jelas mantan Pangdam XVIII/Kasuari itu.

Dalam kegiatan ini, Pangkogabwilhan III didampingi Wakapolda Papua (Brigjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si.), Pejabat Kodam XVII/Cen, Danrem 172/PWY (Brigjen TNI Izak Pangemanan), Marsma TNI Budi Achmadi (Danlanud Silas Papare) dan Letkol Inf R. Sangari (Dandim 1701/JPR). Juga turut hadir sekitar 50 Tokoh Agama dan Tokoh Adat di antaranya para Pendeta, Sinode GKI, Bethel Indonesia, para Kelasis, Perwakilan dari FKUB Prop. Papua, Pendeta Jimi yang mewakili Presiden GIDI, Pendeta dari GPDI beserta Pendeta lainnya termasuk Tokoh Adat Ondofolo Kampung Sereh beserta Ondoafi lainnya, Kepala Suku Kampung Kehiran dan Ketua HKJM Kab. Jayapura dan lain-lain yang hadir beserta unsurnya. (@Gus)

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi