Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (4 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (7 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (11 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (11 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (11 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (12 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 30 April 2024, 09:36 WIB 802 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Pansus DPRD Lamsel Menilai Minimnya PAD Dinas Pariwisata

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pansus DPRD Lamsel Menilai Minimnya PAD Dinas Pariwisata
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Lampung Selatan, menilai Dinas pariwisata tidak dapat mencari terobosan baru dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Hal tersebut terungkap saat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Lampung Selatan menggelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Lampung Selatan tahun anggaran 2023 yang dipusatkan di ruang Banggar DPRD setempat, Senin (29/4/2024)

Menurut Ketau Pansus LKPJ tahun anggaran 2023, M Akyas, dalam 5 tahun terakhir Pendapatan Asli Daerah dari sektor Dinas Pariwisata hanya mencapai 200 juta pertahun.

“Kalau hanya mencapai 200 jutaan pertahun, ini hanya habis untuk biaya studi banding saja. Sedangkan Lampung Selatan memiliki potensi pariwisata yang sangat banyak dan dapat di kelola dengan pasti untuk meningkatkan PAD.”ujar Legeslatif dari Fraksi PKS yang duduk di komisi I DPRD Lampung Selatan itu.

Dikatakan, jika dibandingkan dengan kabupaten Pesawaran. Lampung Selatan memiliki pesisir pantai yang sangat panjang, sehingga dapat digali untuk meningkatkan penghasilan daerah.

“Kabupaten Pesawaran yang merupakan Kabupaten pemekaran dari Lampung Selatan, pariwisatanya mampu menghasilkan PAD yang sangat lumayan jika dibandingkan dengan Kabupaten kita, yang merupakan Kabupaten induk.”kata dia.

“Maka perlu adanya promosi dengan memasang pemplet dan bener di tempat-tempat yang stragis, seperti di bandara dan pelabuhan yang kita miliki, agar diketahui olah mancanegara ataupun lokal.”imbuhnya. (red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi