Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (3 hari yang lalu)
INFODESA 13 September 2018, 17:59 WIB 1,178 PDF

Pasiintel Rem 081/DSJ : Radikalisme Musuh Utama Bangsa dan Bertentangan Dengan Ideologi Pancasila

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pasiintel Rem 081/DSJ : Radikalisme Musuh Utama Bangsa dan Bertentangan Dengan Ideologi Pancasila
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

MADIUN,INFODESANEWS – Ratusan anggota TNI, PNS dan Persit Korem 081/DSJ menerima sosialisasi tentang bahayanya faham radikalisme dalam rangka kegiatan Bintal Fungsi Komando, bertempat di Ruang Binter Makorem, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Kamis (13/9/18).

Bertindak sebagai narasumber dalam sosialisasi tersebut yaitu Pasiintel Rem 081/DSJ Kapten Inf Ahmad Madhi Pane.

Mengawali ceramahnya, Pasiintel menyampaikan bahwa radikalisme adalah faham atau ideologi yang menuntut adanya perubahan dan pembaruan sistem sosial dan politik dengan cara kekerasan.

“Ideoligi semacam itu musuh utama bangsa ini dan sangat bertentangan dengan ideoligi kita Pancasila, serta sangat tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia,” terangnya

“Dalam perkembangannya, penyebaran faham radikal semacam ini tidak hanya mengajak atau mempengaruhi individu atau kelompok secara langsung, namun mereka juga kerap memanfaatkan berbagai media sosial untuk menyebarkan ideologinya,” imbuhnya.

Kapten inf Ahmad Madhi Pane mengatakan, oleh karena itu, kita sebagai prajurit TNI harus mampu membentengi diri kita dan keluarga kita untuk tidak pernah terpengaruh terhadap faham radikalisme, terutama dengan mengawasi anak-anak kita dalam menggunakan media sosial.

Ia juga menjelaskan, Sebagai aparat teritorial kita juga dituntut harus mampu melaksanakan Komsos di tengah-tengah masyarakat, untuk mensosialisasikan tentang bahayanya faham ini dan bagaimana pencegahannya.

“Untuk itu, Mari mulai saat ini, kita harus dapat meningkatkan kepekaan kita terhadap berbagai ancaman faham radikalisme yang ada di sekitar atau lingkungan tempat tinggal kita,” tutup dalam ceramahnya.(penrem81)
Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi