Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (3 hari yang lalu)
INFODESA 25 September 2018, 20:14 WIB 1,945 PDF

Pelatihan Produk Salep Herbal Produk Mahasiswa

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pelatihan Produk Salep Herbal Produk Mahasiswa
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

LUMAJANG, INFODESANEWS – Program Studi Diploma 3 Keperawatan, yang membekali mahasiswanya dengan pembelajaran keperawatan komplementer yang meliputi terapi jus buah dan sayur untuk berbagai penyakit, terapi bekam, pembuatan sabun kesehatan, dan pembuatan salep dari bahan alami.

Nurul Hayati, Ketua Program Studi Diploma 3 Keperawatan Universitas Jember kampus Lumajang menjelaskan, Saat ditemui di kampusNYA menjelaskan pemberian materi keperawatan komplementer diberikan kepada mahasiswa yang sudah duduk di semester V.

“Materi keperawatan komplementer yang kami berikan berbasis pada pemanfaatan sumber daya alam yang ada, minim efek samping, harga ekonomis, serta memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai produk di pasar,” ungkapnya.

“Harapannya, dengan materi keperawatan komplementer maka perawat lulusan kami memiliki keunggulan yang membedakan dengan kompetitornya,” imbuh Nurul Hayati.

Sementara itu, Zainal Abidin, dosen pengampu mata kuliah keperawatan komplementer berharap, kegiatan pelatihan tidak hanya memberikan bekal bagi mahasiswa untuk terjun ke dunia kerja, namun juga memberikan peluang bagi mahasiswa untuk membuka usaha produksi salep.

“Saya melihat peluang membuka usaha produksi salep herbal masih terbuka lebar, apalagi saat ini masyarakat sudah makin sadar akan keamanan produk obat sehingga lebih memilih produk herbal daripada produk berbahan kimia yang berpotensi menimbulkan efek samping,”tegasnya

“ Kami berharap dari materi kuliah keperawatan komplementer juga akan melahirkan inovasi-inovasi baru dari mahasiswa Program Studi Diploma 3 Keperawatan Universitas Jember kampus Lumajang,” pungkasnya. (tim Berkarya kampus Lumajang/Aras).

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi