Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (12 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (15 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (17 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (19 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (19 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (19 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (19 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 06 Februari 2020, 13:05 WIB 2,528 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Pelda Bambang : Pentingnya Sosialisasi Bahaya Mycobacterium Tuberculosis (TB)

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pelda Bambang : Pentingnya Sosialisasi Bahaya Mycobacterium Tuberculosis (TB)
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

WONOGIRI, INFODESANEWS – Bertempat di Aula Puskesmas Puhpelem berlangsung kegiatan pertemuan Sosialisasi ” Program Ketok Pintu bagi Kader TB” UPTD Puskesmas Puhpelem, Kamis (6/2).

Hadir dalam pertemuan antara lain Kepala Puskesmas Puhpelem dr. Arif. BKK Kab.Wonogiri Maryadi dan  Helmi. Koramil 24/Puhpelem Pelda Bambang S dan Serda Parjito. Kader TB Uptd Puskesmas Puhpelem berjumlah 50 orang kader.

Sambutan Kepala Puskesmas Pubpelem dr. Arif, hari ini kita berkumpul di aula puskesmas ini dalam rangka sosialisasi tentang penyakit paru-paru akibat kuman Mycobacterium tuberculosis atau yang biasa di sebut TB, karena di indonesia angka kematian tertinggi adalah TB dan di indonesia merupakan peringkat ke 3 dunia, maka pada kesempatan hari ini kita mengundang tim dari BKK Wonogiri untuk mnyampaikan gambaran besar tentang bahaya, pencegahan dan cara penularannya jenis penyakit ini.

Pelda Bambang S dalam sambutannya menyampaiakan ucapan terima kasih kepada dr. Arif yang telah bersedia bekerjasama dalam segala bidang terutama pada hari ini, kami diberikan kesempatan untuk bergabung menghadiri Sosialisasi tentang penyakit paru-paru yang di akibatkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis (TB) dan tentunya amat berharga buat kami anggota koramil dan warga masyrakat Kecamatan Puhpelem Umumnya, sehingga kita sebagai warga masyarakat tau sebab akibat, cara penularan dan tindakan pengobatanya.

Maryadi  dari BKK Kab. Wonogiri dalam paparan nyamenyampaikan. Sosialisasi seperti saat ini memang harus sering dilaksanakan karena rata rata masyarakat kita dikala tidak sakit tidak mau memeriksakan kesehatan sehingga terkadang masyarakat cenderung acuh.

Penyakit TB adalah termasuk jenis penyakit menular dan berbahaya di dunia selain HIV, maka dari itu dalam paparan har ini kami dari BKK Wonogiri akan menyampaikan beberapa poin penting untuk diketahui oleh kader dan tentunya diharapkan dapat di sampaikan kepada masyarakat Kecamatan Puhpelem tentang pencegahanya. (Pendim 0728/Wng)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi