Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (6 menit yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (1 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (11 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (13 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (13 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (19 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (21 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (21 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (21 jam yang lalu)
INFODESA 23 Juli 2022, 13:00 WIB 2,286 PDF

Pemanfaatan SISRUTE dan PSC 119

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemanfaatan SISRUTE dan PSC 119
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI – Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator kesehatan suatu negara dan masih menjadi masalah utama termasuk di Indonesia.

Demikian pula dengan kondisi di Kabupaten Pati yang cenderung mengalami kenaikan. Dimana pada tahun 2020 jumlah AKI 15 org, Angka Kematian Neonatal (AKN) 150, AKB 151 bayi. Sedangkan di tahun 2021 AKI 21 org, AKN 94, AKB 109 bayi. Kecenderungan tersebut tidak terlepas dari berbagai faktor termasuk pandemi Covid-19.

Untuk meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dan penguatan pencegahan AKI dan AKB, pada Rabu (20/7/202) di Hotel Griya Lestari, diselenggarakan Pertemuan Petugas Kabupaten dalam Pemanfaatan SISRUTE (Sistem Rujukan Terintegrasi) Dan PSC (Public Safety Center) 119 dalam Pelayanan Maternal Neonatal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Dr. Aviani Tritanti Venusia, MM berharap dari pertemuan ini dapat meningkatkan kemampuan petugas Puskesmas dan Rumah Sakit.

Dalam pelaksanaan proses rujukan melalui sistem rujukan terintegrasi, dan pemanfaatan SISRUTE (Sistem Rujukan Terintegrasi), dan PSC (Public Safety Center) 119 dalam pelayanan kesehatan maternal neonatal,” kata Dr. Aviani Tritanti Venusia, MM saat diwawancarai Awak Media, Kamis (21/7/22).

Masih lanjut, Para peserta berasal dari Puskesmas, Rumah Sakit, PSC 119 Si Garda Pati, Klinik Utama, dan Dinkes Pati sebanyak 60 orang.” Tak lupa, Ketua Tim Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinkes Pati Witowo, M.Tr. Kep menambahkan para pembicara antara lain Safira Ratnawati, S.KM, M.Kes, dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang membawakan materi Kebijakan dan Regulasi tentang SISRUTE.

Agar Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal, dan Yosep Aditya Wicaksono, S.Kom, dari RS Kariadi Semarang membawakan simulasi dan praktek SISRUTE versi terbaru,” tegas Witowo, M.Tr. Kep.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi