Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (7 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (10 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (12 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (14 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (14 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (14 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (14 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 18 Juli 2020, 08:10 WIB 1,547 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Pemda Lutra Fokus Evakuasi Warga Pembersihan Kota, Sudah 36 Korban Jiwa Banjir Bandang Ditemukan

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemda Lutra Fokus Evakuasi Warga Pembersihan Kota, Sudah 36 Korban Jiwa Banjir Bandang Ditemukan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS | Pencarian korban dan evakuasi pasca banjir bandang di Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel) terus dilakukan. Jumat (17/7/20) hingga pukul 24.00 Wita, sudah 36 lagi orang dinyatakan meninggal dunia dan masih puluhan orang dinyatakan hilang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara (Lutra) mencatat, korban hilang yang belum ditemukan hingga malam ini, terdata 68 orang dan 3946 korban mengungsi, 14 ribu lebih jiwa terdampak yang mana tersebat di 6 Kecamatan.

Kepala BPBD Lutra, Muslim Mukhtar menyebut, data 68 korban hilang tersebut kemungkinan masih akan terus bertambah. Hal itu, lantaran masih banyak warga yang belum melaporkan kehilangan sanak keluarganya ke Posko BPBD Lutra.

“Kita imbau warga yang kehilangan sanak keluarga segera melapor ke Posko BPBD. Karena upaya pencarian korban terus dilakukan melibatkan berbagai unsur. Baik BNPB, TNI/Polri, BPBD dari empat daerah Tana Luwu dan relawan,” kata Muslim Muhtar.

Korban jiwa yang telah ditemukan dan dievakuasi sudah 36 orang. Dari 36 korban jiwa tersebut, 5 korban belum teridentifikasi.

“Sementara Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dihadapan Menteri Sosial, Juliari Batubara dan Kepala BNPB RI, Doni Monardo mengatakan, kita fokus pembersihan kota dalam 1-2 minggu kedepan dan mengevakuasi para korban, melakukan pembukaan akses jalan Trans Sulawesi, akses jalan di wilayah terisolir yang terputus, jembatan yang putus dan ambrol,” terangnya.

Hadir pula di ruang Command Center Kantor Bupati Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, ada dua anggota DPR RI, yakni Muhammad Fauzi dari Fraksi Golkar dan Sarce Bandaso Fraksi PDI-Perjuangan, Bupati Luwu Basmin Mattayang, Kepala BPBD Lutra Muslim Muhtar.

Sekedar di ketahui publik, Nama-Nama Korban Jiwa yang terindetifikasi yakni:

1. Gandi, Pontanden L (35) di RSUD Andi Jemma
2. Askar, Pontanden L(49) di RSUD Andi Jemma
3. Nahmu, Desa Radda L(47) di RS Hikmah
4. Dra. St. Wahyu, Sapek di RSUD Andi Jemma
5. Sabarina, Pontanden P(56) di RSUD Andi Jemma
6. A. Nina Saad, Pontaden P(23)
7. Mahmud, Desa Radda L(47) di RS Hikmah
8. Disya (10) Masamba di RS Hikmah
9. Amri (L/43) Bone Tua di RS Hikmah
10. Muh. Idris, Lelaki (85) Masamba Affair di RS Hikmah
11. Putra Adrean, Petambua Lelaki (18) di RS Hikmah
12. A. Nabil Wais, Pontaden di RSUD Andi Djemma.
13. Yanti, Desa Radda, Perempuan (28)
14. Nurmiati Perempuan (50) Desa Radda
15. Marwiah (P/60) Desa Radda
16. Baharuddin Pelot (P/70 Thn) Desa Radda.
17. Zaenab (P/2,5) Desa Radda
18. M. Taufik (L) Desa Patila
19. Nurul Ashari (P/34) Desa Radda
20. Arkam (L/45) Masamba
21. Fatmawati (P/40) Desa Radda
22. Hadera (P/60) Laba/Radda
23. Sadya (P/60) Petambua
24. Kandolo (L/43) Petambua

Korban Jiwa yang Belum Terindetifikasi yakni, NN (Patila), NN (Radda),NN (Radda), NN (L/dewasa) Desa Meli, NN (P/dewasa) Desa Radda, NN Desa Radda.

Muslim Muhtar mengungkapkan, sampai saat ini kondisi di Masamba dan sekitarnya belum pulih akibat banjir bandang. Selain sejumlah ruas jalan dan fasilitas umum masih tertutup material lumpur, listrik PLN sudah mulai stabil dan jaringan telkom sudah lancar.

“Sering aliran listrik padam, jadi kita butuhkan lampu portabel, lilin khusus untuk pengungsi,” terangnya. (yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi