Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (1 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu)
INFODESA 23 April 2018, 16:30 WIB 2,092 PDF

Pemdes Datar Purwokerto Bangun Talud Jalan Desa

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemdes Datar Purwokerto Bangun Talud Jalan Desa
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Purwokerto, Infodesanews.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Datar Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas melalukan program pembangunan sarana umum bagi warga desanya. Pembangunan yang sedang dikerjakan adalah pembuatan talud yang menghubungkan RT 03 RW 3 Desa Datar dengan Grumbul Gewok Desa Karanggintung.

Kepala Desa Datar Warsito mengatakan pembangunan talud adalah realisasi dari salah satu usulan masyarakat dalam musyawarah perencanaan pembagunan desa (Musrengbangdes). Proyek pembangunan talut ini menyedot dana desa sebesar Rp 42.045.000 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2018.

“Pembangunan talud ini menjadi prioritas, mengingat tebing sungai lonsor dan jalan penghubung itu padat digunakan untuk lalulintas warga,” katanya.

Selain mengganggu arus lalu lintas, juga menimbulkan kekhawatiran para pengguna jalan, menggingat jalan sebagian amblas karena longsor. Menurut Warsito pembangunan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kerja (TPK), secara bertahap menyesuaikan keuangan desa.

“Pembangunan dilaksanakan dengan cara melibatkan masyarakat, atau sering disebut padat karya. Akhir dari sebuah pembangunan adalah kesejahteraan masyarakat, dengan keterlibatan masyarakat sekitar, minimal memberi pekerjaan sementara bagi mereka, dan yang lebih penting mereka ikut mengawasi pekerjaan sehingga akan tepat mutu,” katanya

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi