Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (17 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (20 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (22 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 11 Juni 2022, 09:36 WIB 1,391 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Pemerintah Bakal Perketat Aturan Pelonggaran Masker Jika Kasus Covid-19 Subvarian Baru Meningkat Di Indonesia

Penulis: Kabiro Blora
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemerintah Bakal Perketat Aturan Pelonggaran Masker Jika Kasus Covid-19 Subvarian Baru Meningkat Di Indonesia
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

JAKARTA, INFODESANEWS – Pemerintah terus mengevaluasi aturan pelonggaran masker di ruang terbuka, terlebih kini muncul subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5. Diketahui subvarian tersebut telah terdeteksi di Indonesia.

Dilaporkan hingga 9 Juni 2022, ada empat kasus di Bali. 1 WNI positif BA.4 dan 3 WNA positif BA.5.

“Jadi kelonggaran pakai masker di luar ruangan terbuka itu tetap akan dievaluasi apabila ada peningkatan kasus karena varian baru (BA.4 dan BA.5) maka akan diperketat lagi,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH dalam konferensi pers virtual, Jumat (10/6/2022).

Ia mengatakan, selain vaksinasi, protokol kesehatan masih menjadi cara untuk mencegah penularan Covid-19.

Meski pemakaian masker kini menjadi kesadaran masing-masing, namun pihaknya tetap menyarankan masyarakat untuk mengenakan masker.

“Karena prokes upaya utama disamping vaksinasi tentu saja kita tidak ingin lonjakan kasus lagi. Tentu saja pengetatan ini kembali ke masing-masing orang,” imbuh dirut RSPI Sulianti Suroso ini.

Berdasarkan data interim subvarian BA.4 dan BA.5 di tingkat global disampaikan bahwa transmisi BA.4 dan BA.5 memiliki kemungkinan menyebar lebih cepat dari pada subvarian omicron sebelumnya yakni BA.1 dan BA.2.

Namun, subvarian tersebut diketahui memiliki tingkat kesakitan rendah pada pasien yang terkonfirmasi positif.

Adapun yang perlu diwaspadai dari subvarian ini yaitu immune escape, artinya imunitas seseorang memiliki kemungkinan lolos dari perlindungan kekebalan yang disebabkan oleh infeksi varian omicron.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi