Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (50 menit yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (5 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (7 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (8 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (8 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (11 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (19 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (22 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (1 hari yang lalu)
INFODESA 17 Oktober 2021, 13:28 WIB 2,375 PDF

Pemilihan Kades PAW, Peserta Ikuti Deklarasi Damai

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemilihan Kades PAW, Peserta Ikuti Deklarasi Damai
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI,INFODESANEWS.COM – Setelah sempat tertunda, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Antar Waktu (PAW) akan digelar di enam desa Kabupaten Pati, Sabtu (16/10/2021) mendatang.

Sedianya, PAW akan digelar pada Sabtu (3/7/2021) lalu. Namun terpaksa ditunda akibat adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali yang berlaku ketika itu.

Adapun enam desa yang akan menggelar PAW ialah Desa Tanjang Kecamatan Gabus, Desa Bageng Kecamatan Gembong, Desa Tegalarum Kecamatan Margoyoso, Desa Pakis Kecamatan Tayu, serta Desa Margomulyo dan Bumirejo kecamatan Juwana.

Untuk diketahui, PAW digelar karena kepala desa yang menjabat sebelumnya berhenti/diberhentikan dengan sisa masa jabatan lebih dari satu tahun, baik karena meninggal dunia atau alasan lain.

Kamis (14/10/2021), Pemerintah Kabupaten Pati mengumpulkan panitia dan para calon kepala desa PAW di Pendopo Kabupaten Pati.

Tujuannya untuk memberikan sosialisasi teknis pelaksanaan, sekaligus meminta para calon menandatangani deklarasi damai.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, pelaksanaan PAW memang secara teknis berbeda dari Pilkades reguler.

PAW dilakukan secara musyawarah mufakat atau melalui pemungutan suara. Namun, jumlah pemilihnya lebih sedikit, tidak sama dengan Pilkades reguler. Pemilih hanyalah mereka yang punya hak suara dalam musyawarah desa (Musydes).

Meski demikian, ia tetap merasa perlu untuk mengumpulkan para calon kades PAW untuk melakukan deklarasi damai demi mencegah hal yang tidak diinginkan.

“Deklarasi damai ini tujuannya supaya siap kalah siap menang. Saya khawatir, kalau kalah nanti ada calon yang terprovokasi sehingga jadi masalah. Saya harap bertanding ya bertanding, tapi kalau sudah selesai ya bersanding,” ungkap dia.

Haryanto berpesan pada siapapun yang nantinya kalah dalam PAW bisa ikhlas dan legowo. Di sisi lain, yang menang juga tidak boleh jemawa.

Kepada siapa pun yang nantinya terpilih, Haryanto juga berpesan agar yang bersangkutan memahami bahwa tugas kepala desa sekarang ini tidaklah mudah.

“Regulasinya sangat ketat. Ada kades yang sukses, tapi ada juga yang tersangkut urusan duit (anggaran). Maka, kalau jadi Kades berniatlah untuk mengabdi. Memberi pelayanan pada masyarakat,” kata Haryanto.

Sementara, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin mengajak seluruh peserta PAW agar menjunjung kedamaian.

“Kita berjuang untuk terpilih. Tapi setelah ada yang terpilih,itulah yang harus diakui bersama. Kita dorong untuk memberikan yang terbaik di desa,” kata pria yang akrab disapa Safin ini.

Dia meyakini, saat memutuskan ikut PAW, setiap calon sama-sama punya maksud untuk memberi kebaikan pada desa.

“Karena memang mencari pemimpin itu tujuannya untuk menyejahterakan masyarakat desa dan agar pembangunan berjalan baik,” ujar Safin.

“Artinya, mari sama-sama kita dorong kemajuan desa untuk semua. “Kemajuan daerah dan kemajuan negara ditentukan oleh desa.

Kalau desa maju, kabupaten dan negara juga ikut maju,” tandas dia. (@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi