Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (4 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (7 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (14 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (14 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (16 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (17 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (18 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 16 Juni 2020, 17:39 WIB 1,868 PDF

Pemkab Akan Bantu Pelatihan Ketrampilan Bagi Warga Kober

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemkab Akan Bantu Pelatihan Ketrampilan Bagi Warga Kober
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BANYUMAS, INFODESANEWS – Pemerintah Kabupaten Banyumas akan memberikan bantuan pelatihan ketrampilan kerja dan modal khususnya kepada warga yang baru sembuh dari Covid-19. Hal itu disampaikan Bupati Banyumas Achmad Husein saat bertemu warga RT 7 RW 4 Kelurahan Kober, Purwokerto Barat, Selasa (16/06/2020)

“Kedatangan saya disini untuk memastikan kehidupan mereka tetap berjalan normal, utamanya dari sisi ekonomi, mereka harus tercukupi,” kata Husein saat berbincang dengan warga

Bupati mengaku banyak menerima keluhan, banyak pasien yang sembuh dari Covid-19 aktivitas perekonomiannya terhenti. Selain terkendala modal usaha, masih ada sebagian orang yang takut berinteraksi dengan warga yang pernah terpapar virus yang sampai saat ini belum ditemukan obat dan vaksinnya ini.

“Pemulihan orang yang terdampak Covid-19 tidak gampang. Mereka yang berdagang sekarang juga seret usahanya, bahkan ada yang berhenti total. Ada yang tadinya jadi pegawai juga tidak bisa kerja lagi, tentu ini menjadi perhatian pemerintah membantu pemulihan secara bertahap. Maka saya minta jangan kucilkan merka, kita bantu sebisanya,” ujar Husein

Lebih lanjut, upaya pemulihan tersebut bisa melalui pelatihan ketrampilan kerja serta pemberian pinjaman bergulir yang tidak memberatkan. Husein meminta agar warga terdampak covid-19 segera mengusulkan apa saja yang menjadi kebutuhan untuk mendukung usahanya.

“Mereka yang paham apa saja yang dibutuhkan untuk menunjang usahanya. Kita latih kemudian mereka punya keahlian, tentunya bisa memproduksi barang yang bisa dijual. Kami juga siap bantu memasarkan produknya. Intinya kita ingin bantu pulihkan orang terdampak Covid-19 ini bisa kembali normal,” tuturnya.

Sementara itu Bungkus Susanto, salah satu warga Kober yang terdampak Covid-19 mengaku senang atas perhatian dan bantuan pemerintah. Ia berharap setelah mendapat bantuan, bisa melanjutkan usahanya yang sempat terhenti.

“Pak Bupati, saya ini jualan es kelapa muda di stasiun. Sebelum kena Covid-19 Alhamdulillah lumayan laris, tapi setelah orang pada tahu saya kena penyakit ini, mereka pada takut. Mendekat aja gak mau, apalagi beli dagangan saya,” katanya.

Kepada Bupati, Pria yang akrab disapa Pak Bungkus ini, meminta agar aktivitas ibadah di lingkungannya bisa berjalan normal lagi. Mengingat sampai saat ini, ia dan beberapa warga lain yang terdampak covid-19 belum bisa melaksanakan ibadah di masjid setempat.

“Sementara kami beribadah di rumah. Kalau memang harus terpisah dengan jamaah lain, kami ya siap saja, asal bisa melaksanakan ibadah di masjid,” pintanya.

Katua Takmir Masjid Baiturrahman Kelurahan Kober, Hisam menjelaskan, pihaknya siap untuk memfasilitasi tempat ibadah khusus bagi warga yang terdampak covid-19. Nantinya, warga tersebut akan dipisah dari jamaah lain saat beribadah.

“Kami akan siapkan tempat khusus untuk warga terdampak Covid-19, dan ini masih di lingkungan masjid, hanya dipisah dari jamaah lain. Sementara masjid hanya digunakan separuh dari total kapasitas, jadi masih ada jarak antar jamaah. Kita juga mewajibkan jamaah pakai masker dan cuci tangan sebelum masuk ke masjid,” jelas Hisam.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi