Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (9 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (11 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (11 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (14 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (16 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (16 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (16 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (19 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (23 jam yang lalu)
INFODESA 18 Januari 2019, 16:52 WIB 926 PDF

Pemkab Blora Siap Perangi Renternir

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemkab Blora Siap Perangi Renternir
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Pemerintah Kabupaten Blora menyatakan perang dengan rentenir. Pemkab Blora berusaha mempersempit gerak dari lintah darat tersebut dan mengedukasi masyarakat untuk bisa memaksimalkan keberadaan koperasi Pemkab juga bakal memerangi rentenir yang berkedok koperasi pula.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah ( UKM ) Kab. Blora, Maskur pada kesempatan itu diwakili staf Bidang Koperasi dan UMKM Kartono, saat ditemui Infodesanews seusai acara Rapat Anggita Tahunan (RAT) Koperasi Wanita (Kopwan) Ngudi Barokah Utami Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, Rabu (16/1/2019).

“Peluang rentenir untuk menyasar masyarakat di Kabupaten Blora harus kita tutup. Kabupaten Blora menyatakan perang terhadap rentenir,” ungkapnya.

Menurut dia, para rentenir terutama yang berkedok sebagai koperasi masih meresahkan masyarakat. Beberapa kedok mereka lakukan ketika turun di lapangan.

“Para rentenir juga mendatangi langsung rumah-rumah warga dengan menawarkan pinjaman yang menggiurkan. Namun bunganya sangat tinggi,” tegas dia.

Untuk itulah dia menegaskan menyatakan perang dengan para lintah darat itu. Salah satu caranya dengan memaksimalkan peran koperasi yang resmi agar dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Pilih koperasi yang resmi, seperti Kopwan Ngudi Barokah Utami Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan. Masyarakat jangan gampang tergiur dengan upaya pinjaman yang mudah,” papar Kartono.

Lebih lanjut, Kartono, mengatakan keberadaan koperasi seperti Kopwan Ngudi Barokah Utami sangat penting untuk membantu masyarakat terhadap para rentenir, yang berkedok bank keliling.

Ia menyampaikan pula, jika koperasi di Blora sangat bagus kondisinya. Hampir 90 persen koperasi, kondisinya sehat dengan jumlah modal yang besar pula. Sehingga, dia menjamin jika upaya simpan pinjam masyarakat, akan aman bersama koperasi.

“Manfaatkan sistem gotong royong yang ditawarkan koperasi. Ini berbeda dengan usaha umum, karena tujuan koperasi adalah menyejahterakan anggotanya. Koperasi itu orientasinya untuk kesejahteraan anggota, bukan mencari keuntungan pribadi,” lanjut Kartono.

“Koperasi menjadi salah satu tonggak utama dalam pembangunan perekonomian. Hal itu juga yang dilakukan Kabupaten Blora untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya,” terang Kartono.

Menurut Kartono, pihaknya melakukan upaya pembinaan dengan baik, sesuai arahan pemerintah, agar koperasi yang ada mampu berkembang sesuai aturan yang berlaku.

“Sukses koperasi yang ada di Blora, seperti Kopwan Ngudi Barokah Utami dan koperasi-koperas lainnya di Blora ini, merupakan wujud dari kerja keras semua pihak, baik pengurus, anggota mapuan dinas koperasi yang manaunginya,” ungkap Kartono.

Tentunya, lanjut, Kartono, keberhasilan itu telah ditandai dengan adanya peningkatan kesejahteran para anggota, serta terlaksanananya Rapat Anggita Tahunan (RAT) koperasi yang bersangkutan. Untuk itu pihaknya juga meminta agar koperasi-koperasi yang ada untuk melakukan RAT, dengan terus melakukan pembinaan dan peningkatakan kualiatas dari koperasi yang bersangkutan.**Ely

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi