LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Pemkab Lampung Selatan dijadwalkan menerima penghargaan sebagai Kabupaten Sangat Inovatif pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang akan digelar pada 10 Desember 2025 mendatang.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi Pemkab Lampung Selatan dalam mendorong inovasi di berbagai sektor pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
Sejumlah inovasi yang dinilai mencakup peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, pemanfaatan teknologi, serta terobosan kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Predikat Kabupaten Sangat Inovatif mencerminkan keberhasilan Pemkab Lampung Selatan dalam menciptakan ide-ide baru yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.
Capaian ini sekaligus menegaskan semangat reformasi birokrasi yang terus didorong agar pelayanan publik semakin efektif, efisien, dan transparan.
Ajang Innovative Government Award sendiri merupakan agenda tahunan nasional yang digelar untuk memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan. Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah di Kabupaten Lampung Selatan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan publik ke depan.
Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Achmad Herry, saat memimpin apel mingguan di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (8/12/2025).
Apel rutin minggu kedua Desember tersebut diikuti jajaran pejabat utama, kepala perangkat daerah, pejabat administrator, fungsional, serta seluruh ASN, mulai dari PNS, PPPK, hingga Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS).
Menyampaikan amanat Bupati Radityo Egi Pratama, Herry menegaskan bahwa capaian IGA bukan sekadar prestasi, melainkan pengakuan nasional terhadap program dan kerja nyata seluruh unsur pemerintahan. Ia mengingatkan agar penghargaan itu tidak menjadi titik akhir, tetapi menjadi pemantik semangat untuk terus berkembang.
“Bangga boleh, tetapi ini bukan garis akhir. Orang yang berhenti merasa cukup akan berhenti berkembang, sementara yang merasa belum selesai akan terus melaju,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh komponen daerah. Mulai dari camat, perangkat daerah, pemerintah desa, hingga tenaga honorer berkontribusi mendorong perubahan di Lampung Selatan.
Herry juga menggarisbawahi bahwa disiplin ASN harus dimaknai lebih luas, tidak hanya terkait kehadiran tepat waktu, tetapi juga penghormatan terhadap tanggung jawab dan pelayanan publik. Sementara inovasi, kata dia, bukan sekadar teknologi, melainkan keberanian memperbaiki cara kerja lama.
“Mari kita jadikan Kabupaten Lampung Selatan bukan sekadar daerah yang mengejar ketertinggalan, tetapi daerah yang menciptakan keunggulan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa penghargaan IGA 2025 harus menjadi energi baru untuk memperkuat etos kerja dan mempercepat pelayanan publik.
“Mari bekerja dengan hati, melangkah dengan kepala tegak, dan melayani dengan sepenuh jiwa. Lampung Selatan kita bangun sama-sama,” tutupnya. (Red/sumber Diskominfo Lamsel)