Jumat, 25 September 2026
TERKINI
Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (4 jam yang lalu) Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (11 jam yang lalu) Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (19 jam yang lalu) Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (20 jam yang lalu) Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (21 jam yang lalu) Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (21 jam yang lalu) DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (21 jam yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 11 September 2017, 16:30 WIB 1,039 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Pemkot Magelang Anggarkan Rp 225 Juta untuk Shelter PKL Tuguran

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemkot Magelang  Anggarkan Rp 225 Juta untuk Shelter PKL Tuguran
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

MAGELANG, INFODESANEWS – Pemkot Magelang bakal kembali membuat shelter permanen yang diperuntukkan bagi pedagang kaki lima (PKL). Kali ini akan membuat shelter PKL di kawasan Jl S Parman Magelang, ruas jalan yang menjadi akses menuju kampus Universitas Tidar (Untidar) di Kampung Tuguran, Kota Magelang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Joko Budiyono mengatakan, pembuatan shelter permanen ini guna menampung para PKL yang sebelumnya mendirikan lapak di pinggir Jl S Parman. Pembuatan ini agar ruas jalan tersebut terkesan bersih, rapi, dan indah.

“Jl S Parman itu kan akses menuju kampus Untidar yang banyak dilalui orang. Kalau ada PKL di pinggir jalan yang tidak tertata kesannya semrawut dan jelek. Maka, kami berencana membuat shelter permanen yang lebih bagus dan mengubah kesan menjadi rapi,” ujarnya saat dihubungi, kemarin.

Dia menjelaskan, lokasi pembuatan shelter permanen rencana akan menempati lahan milik Kodam IV/Diponegoro yang berada di kompleks perumahan Secaba. Lokasi masih berdekatan dengan Jl S Parman, tapi sedikit masuk ke dalam atau tepatnya di sisi selatan taman kanak-kanak.

“Memang tidak persis di pinggir Jl S Parman, tapi masih dekat dan terjangkau,” katanya.

Menurut rencana, kata Joko, pembuatan fisik shelter akan dimulai tahun 2018 mendatang dengan anggaran biaya sekitar Rp 225 juta dari APBD Perubahan 2017. Saat ini pihaknya sudah mengajukan proses perijinan ke Kodam IV/Diponegoro sebagai pemilik tanah.

Pihak Kodam sepertinya akan menyetujui rencana shelter PKL tersebut. Shelter itu nantinya dapat menampung sekitar 20-25 PKL. Setelah jadi, semua PKL yang sekarang ada di jalan tersebut sekitar 25 PKL nanti harus pindah,” jelasnya.

Rencana pembuatan shelter permanen untuk PKL sendiri seiring dengan diperbaikinya Jl S Parman yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Magelang. Termasuk rencana penanaman tanaman pohon tabebuya untuk mempercantik kawasan tersebut.

“Perbaikan Jl S Parman memang garapan kami di DPU dan sampai sekarang masih terus berlangsung. Selama proyek perbaikan ini, para PKL sementara masih berjualan di sisi-sisi pinggir jalan dengan lapak seadanya,” tutur Plt Kepala DPUPR Kota Magelang, Yonas Nusantrawan. (Awe)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi