Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (5 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (13 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (15 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (15 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (15 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (22 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (22 jam yang lalu)
NASIONAL 28 Februari 2021, 01:54 WIB 848 PDF

Pencanangan 100 Kampung Tangguh di Wilayah Papua Barat

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pencanangan 100 Kampung Tangguh di Wilayah Papua Barat
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

Manokwari,Infodesanews.com – Langkah-langkah strategi yang perlu kita kerjakan adalah pertama, bagaimana kita membuat strategi komunikasi. Kalau kita tidak berkomunikasi seperti ini dan bersilaturahmi, maka kita tidak akan bisa menyelesaikan suatu masalah. Dengan komunikasi yang konstruktif, kita bangun jaringan-jaringan komunikasi, baik di kalangan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, pemerintah daerah, yayasan, dan para tokoh (masyarakat, pemuda, agama). Kedua, kita juga harus membuat strategi koordinasi, yaitu bagaimana perencanaan kita dalam membangun ‘Kampung Tangguh’ ini. Adapun yang ketiga berupa strategi kolaborasi, yaitu semua komponen masyarakat, stakeholder, dan juga media (Pers) harus terlibat didalamnya sehingga kita bisa lepas dari masalah tersebut.

Hal ini dikatakan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) dalam sambutannya pada acara Pencanangan 100 Kampung Tangguh di wilayah Papua Barat, Kamis (25/2/2021) bertempat di Kampung Udapi Hilir SP 4, Manokwari, Papua Barat.

Kampung Tangguh sama artinya dengan kampung sehat. Dengan kata lain, warga di kampung ini seluruhnya harus sehat. Selain itu di kampung ini juga ada program vaksinasi, dimana tiap orang harus divaksin, mulai dari diri sendiri yang sehat maka orang lain juga menjadi sehat. Kemudian lingkungan dan klaster keluarga harus sehat.

“Saat ini yang akan kita bentuk adalah klaster kampung, dan semua stakeholder yang ada di kampung ini harus memiliki rasa tanggung jawab tentanh bagaimana kita menghentikan pandemi Covid-19 ini, bagaimana kita membangun ekonomi yang ada di sini. Karena kondisi saat ini merupakan krisis terhadap kesehatan dan apabila dibiarkan berlarut-larut dapat menjadi krisis ekonomi, yang selanjunya bisa bablas menjadi krisis sosial. Untuk itu, kita harus segera membuat langkah pencegahan dan berbagai kreativitas. Oleh karenanya, setiap RW di Kampung Tangguh ini harus memiliki tugas 3T (Tracing, Testing, dan Treatment). Para petugas juga akan memantau perkembangan setiap pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Pangdam.

Disinilah diperlukan sinergi, dan sinergi yang dibangun akan menjadi energi yang luar biasa nilainya untuk melaksanakan tugas-tugas di lapangan yang tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri.

“Saya berharap dengan pencanangan 100 Kampung Tangguh ini yang diikuti juga oleh jajaran se Provinsi Papua Barat melalui Vicon, bisa menjadi contoh bagi kampung-kampung lainnya untuk selalu menerapkan protokol kesehatan covid-19, kuat dalam ketahanan pangan, dan mengajak masyarakat untuk tetap berproduksi, berkolaborasi, dan bersinergi dengan semua elemen masyarakat agar tercipta keamanan dan kenyamanan bersama,” ungkap Mayjen I Nyoman Cantiasa.

Pada acara ini juga dilakukan penyerahan bantuan, berupa ratusan karung beras yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat, Mohamad Lakotani, S.H., M.Si. Selain itu juga pemberian bantuan alat-alat pertanian oleh Pangdam XVIII/Kasuari, dan bantuan bibit pohon oleh Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S.I.K., M.Si.

Selain Pangdam XVIII/Kasuari, Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat dan Kapolda Papua Barat, turut serta dalam kegiatan ini Kabinda Papua Barat, Aster Kasdam XVIII/Kasuari, Dandim 1801/BS Manokwari, PJU Polda Papua Barat, Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Barat, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat.(P)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi