Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (12 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 09 Agustus 2018, 16:12 WIB 2,534 PDF

Seni Keramik Menjadi Sarana Edukasi

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Seni Keramik Menjadi Sarana Edukasi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

MAGELANG, INFODESANEWS – Berbagai usaha untuk merawat Candi Borobudur telah dilakukan sejak awal abad XX M, baik oleh pemerintah Hindia Belanda maupun Indonesia. Upaya kajian dan restorasi dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan yang bertujuan untuk melestarikan bangunan candi sehingga masih dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Masih dalam rangkaian pameran yang bertajuk ‘Merawat Borobudur’ di Atrium Artos Mall, Balai Konservasi Borobudur bekerjasama dengan UNESCO menggelar beberapa rangkain acara untuk meramaikan pameran kali ini. salah satunya yaitu workshop keramik (09/8).

Bekerja sama dengan Avatar Studio, acara diikuti oleh 20 orang pengunjung Artos Mall bertujuan untuk mempekenalkan seni pembuatan keramik kepada masyarakat khususnya masyarakat Magelang.

Avatar studio merupakan sebuah studio bergerak di bidang keramik bawah naungan UNESCO. Program yang diberikan berupa workshop dan magang bersama dengan Komunitas Ruang Bakar. Bertujuan untuk mengedukasikan dan mengubah mindset masyarakat bahwa membuat seni keramik itu tidaklah susah.

Pemilik Avatar Studio, Apri susanto menyatakan bahwa tak hanya mengedukasi dan memperkenalkan cara pembuatan keramik saja, namun melalui kegiatan ini dapat membantu melatih motorik anak juga.

“Di sini semua orang dari kalangan manapun bisa mempelajari bagaimana cara pembuatan keramik, mulai dari proses pengolahan tanah, pembentukan, pembakaran dan pengeringan selama 2 sampai 7 hari sesuai dengan ketebalan tanah hingga jadilah sebuah karya seni keramik yang bernilai,” ungkap pemilik Avatar Studio, Apri Susanto.

“Harapannya melalui acara ini akan banyak anak muda yang mau melestarikan seni kerajinan keramik,” imbuh Apri.

“Masih banyak rangkaian acara workshop yang akan hadir di Atrium Artos. Semoga masyarakat semakin menyadari bahwa masih banyak kebudayaan dan kesenian yg perlu kita jaga,” terang Marketing Manager Artos Mall, Saparina Tri Hapsari.(Rilis/Ely)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi