Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (3 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (6 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (9 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (10 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (10 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (10 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (11 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 06 April 2018, 14:07 WIB 1,273 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Peningkatan SDM, Puluhan Penyuluh Pertanian Ikuti Pelatihan Dasar Fungsional

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Peningkatan SDM, Puluhan Penyuluh Pertanian Ikuti Pelatihan Dasar Fungsional
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Banyumas, Infodesanews.com – Sebanyak 51 peserta mengikuti pelatihan dasar fungsional penyuluh pertanian terampil dan ahli, Selasa (3/4) di Aula Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Banyumas, Jl Ahmad Yani Purwokerto. Pembukaan Pelatihan dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyumas Ir Wahyu Budi Saptono, M.Si. Pelatihan ini akan berlangsung berlangsung selama 21 hari dari tanggal 3-23 April 2018, merupakan kerjasama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas dengan Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu Malang.

Dalam sambutanya Sekda Banyumas mengatakan untuk meningkatkan sektor pertanian diperlukan sumber daya manusia, khususnya penyuluh pertanian yang berkualitas, andal, berdedikasi, berwawasan global, serta memiliki etos kerja, disiplin dan moral yang tinggi, berkemampuan manajerial, kewirausahaan, dan organisasi bisnis.

“Mengingat penting dan strategisnya peran penyuluh pertanian, maka peningkatan kualifikasi dan spesialisasi aparat pertanian menjadi sangat penting untuk meningkatkan kemampuan penyuluh pertanian dalam mengidentifikasi kebutuhan dan potensi petani dan pelaku agribisnis lainnya,” katanya

Sekda mengatakan jumlah penyuluh pertanian di Banyumas sampai saat ini hanya 180 orang dengan rincian : PNS sebanyak 77 orang; CPNS sebanyak 50 orang; dan tenaga harian lepas (THL) tenaga bantu penyuluh pertanian sebanyak 53 orang.

“Dengan komposisi seperti itu, tentunya butuh kerja ekstra keras para penyuluh pertanian dalam rangka pembinaan dan pemberdayaan petani, peningkatan produksi tanaman pangan, maupun dalam mendukung program swasembada pangan, ketahanan pangan, kemandirian pangan, dan kedaulatan pangan, karena idealnya penyuluh pertanian 1: 1 desa” katanya

Sejalan dengan hal tersebut, Sekda menyambut baik dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada BBPP Batu atas dilaksanakannya pelatihan dasar penyuluh pertanian tahun 2018 ini.

“Melalui pelatihan dasar ini, 50 orang CPNS penyuluh pertanian Kabupaten Banyumas dan 1 orang dari Kabupaten Tegal, terdiri dari 29 orang penyuluh pertanian terampil dan 22 orang penyuluh pertanian ahli, akan dibekali dan dimantapkan kompetensinya, sehingga memiliki “SIM” sebagai penyuluh pertanian,” tambahnya

Sementara itu Kepala BBPP Batu Apri Handono, A.PI., M.M mengatakan pelatihan dasar penyuluh pertanian bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap bagi penyuluh pertanian sehingga memiliki kemampuan dalam melaksanakan pekerjaannya dengan menggunakan prosedur dan teknik kerja tertentu. Materi dalam pelatihan ini menurut Apri antara lain dasar dasar penyuluhan, kemudian materi mengenai bagaimana mengembangkan potensi wilayah, cara menggerakkan serta membangun kelompok tani, cara menerapkan teknologi, dan cara membangun kelompok tani dan lainya

“Pelatihan ini juga memberikan wawasan berpikir secara komprehensif bagi penyuluh pertanian, dan menyamakan persepsi terhadap tugas dan fungsi, organisasi, tata kerja dan tata hubungan kerja penyuluh pertanian,” pungkasnya.(Farah/adm)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi