Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (18 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (21 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 12 Februari 2019, 06:24 WIB 2,289 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Petani Di Kecamatan Tambakromo Mulai Memasuki Masa Panen Padi

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Petani Di Kecamatan Tambakromo Mulai Memasuki Masa Panen Padi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

PATI, INFODESANEWS – Petani padi di wilayah Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati mulai memasuki masa panen. Para petani setempat sudah memanen sebagian kecil padi varietas Logawa, yang mereka tanam dalam kurun waktu 90 hari, Senin (11/2/19).

PPL Dinas Pertanian Kecamatan Tambakromo, Cahyo Suprapto dengan didampingi Babinsa Koramil Tambakromo mengatakan, masa panen padi ini diprediksi selesai pada awal Maret 2019. Pada puncak panen tersebut biasa dinamakan panen raya. Sebab, seluruh desa yang mempunyai sawah secara serentak melakukan panen mengingat usia padi yang sudah cukup.

“Sudah mulai panen, tapi baru sebagian kecil. Panen raya diperkirakan akhir Februari sampai awal Maret 2019,” kata Cahyo.

Dalam kesempatan tersebut Babinsa Koramil Tambakromo Serda Yanto Bahrudin bersama dua orang anggota yang selalu aktif mendampingi petani juga menjelaskan, adanya jenis padi yang sudah mulai dipanen merupakan varietas berbeda dengan kebanyakan varietas yang akan panen raya. Padi yang sudah dipanen saat ini merupakan jenis dan varietas padi yang berumur lebih pendek.

Seperti di desa Keben sampai kemarin, sudah 7.50 Hektar luas sawah yang dipanen. Produktivitasnya padi dengan usia lebih pendek tersebut mencapai 6,5 ton per hektar. Produktivitas tersebut dalam kondisi yang normal sejak penyemaian, penananam, penyiangan hingga masa panen.

“Alhamdulillah, seluruhnya selamat. Sempat khawatir dengan bencana terjangan angin kencang, mengingat cuaca yang ekstrem akhir-akhir ini. Meski ada beberapa yang terkena dampaknya, tapi masih bisa dipanen, dan tidak berpengaruh pada hasil produksi,” kata Babinsa.

(Suparyono/Wn/Infodesanews)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi