Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (4 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (7 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (11 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (11 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (11 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (12 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 27 Mei 2020, 08:34 WIB 2,592 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Petugas di Posko Covid-19 Batas Kabupaten Luwu-Lutra Keluhkan Tidak Ada APD

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Petugas di Posko Covid-19 Batas Kabupaten Luwu-Lutra Keluhkan Tidak Ada APD
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS – Petugas jaga posko relawan pencegahan Covid-19 di Saluampak Desa Mari-Mari Kecamatan Sabbang Selatan batas puntu gerbang Kabupaten Luwu-Lutra yang bertugas pada malam ini di posko tersebut, terlihat tidak ada memakai Alat Pelindung Diri (APD), serta tidak ada petugas medis.

Padahal, lokasi posko batas Kabupaten tersebut perlu dilakukan penjagaan yang begitu ketat. Pasalnya jalan tersebut salah satu pintu masuk menuju Kabupaten Luwu.

Beberapa orang yang bertugas menjaga posko relawan pencegahan penyebaran Covid-19 di batas Kabupaten tersebut mengeluhkan tidak adanya APD(hazmat) penerangan lampu jalan dan jalanan samping aspal becek. Dan nampak petugas hanya memakai masker dan thermoscan. Itu pun waktu datang Gubernur Sulsel petugas meminjam dari Puskesmas Sabbang Selatan.

“Keluhannya ada tentang APD, kelengkapan APD, karena petugas kesehatan sulit datang kemari, karena mereka tidak memiliki itu, kadang mereka masuk dan ada yang nggak. Jadi, kami mohon APD itulah yang seharusnya diutamakan. Karena kami tidak tahiu kapan virusnya datang,” ungkap salah seorang petugas Irwan, ST Koordinqtor posko batas Kabupaten, saat diwawancarai wartawan di posko, tepatnya diperbatasan Kabupaten Luwundan Kabupaten Lutra, Selasa (26/5/2020) malam.

Saat disinggung tidak adanya petugas medis terlihat ikut berjaga di posko tersebut, Irwan mengatakan biasanya ada untuk siang.

“Kalau untuk masalah petugas posko covid-19 di Saluampak, kami butuh baju hazmat 6 buah, untuk dipakai kalau ganti shiet,”pungkasnya. (yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi