Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (17 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (20 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (22 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 26 Juni 2022, 04:18 WIB 2,417 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Piala Ketua MPR RI, Bamsoet Kembali Gelar Lomba Burung Berkicau

Penulis: Kabiro Blora
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Piala Ketua MPR RI, Bamsoet Kembali Gelar Lomba Burung Berkicau
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

JAKARTA, INFODESANEWS – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo kembali menggandeng komunitas pecinta burung untuk menyelenggarakan Lomba Burung Berkicau memperebutkan Piala Ketua MPR RI sekaligus Sosialisasi Empat Pilar MPR RI pada 28 Agustus 2022, di lapangan komplek Gedung MPR/DPR/DPD RI. Diikuti sekitar 3.000 peserta, dengan target pengunjung mencapai 5 ribu orang. Mempertandingkan 60 kelas perlombaaan, antara lain Murai Batu, Cucak Hijau, Kacer, Kenari, Cendet, Anis Merah, dan LB Fighter.

Selain itu akan ada beauty contest burung Lovebird dan pameran UMKM. Tidak menutup kemungkinan juga akan ada pameran Murai Batu ekor panjang dan warna warni.

“Melalui event ini, MPR RI bersama para komunitas pecinta burung sekaligus akan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencintai satwa, hingga terlibat aktif dalam kegiatan penangkaran. Sehingga bisa menjaga burung khas Indonesia dari kepunahan. Selain itu, dengan ikut serta dalam lomba ini, nilai jual burung bisa naik. Terlebih yang memenangkan perlombaan. Sehingga juga bisa mengangkat perekonomian para pecinta burung,” ujar Bamsoet usai menerima Asosiasi Perkumpulan Kicaumania, di Jakarta, Sabtu (25/6/22).

Asosiasi Perkumpulan Kicaumania yang hadir antara lain, Ketua Umum Wisnu M. Daya, Wakil Ketua Umum Giri Prakosa, Bendahara Andi Han, dan Penasihat Herry I.P yang juga merupakan Pelatih Bulu Tangkis Indonesia/PBSI. Hadir juga Ketua Tim Penyelenggara (B16) Aris Margono, dan Sekretaris dr. Abu.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM dan Keamanan ini menjelaskan, Indonesia merupakan negara keempat yang memiliki spesies burung terbesar di dunia setelah Kolumbia, Peru dan Brasil. Tercatat setidaknya ada sekitar 1.812 spesies. Namun akibat habitat asli ataupun perburuan liar, banyak spesies burung yang terancam punah. Termasuk burung berkicau yang menjadi keunggulan Indonesia, seperti Kucica Hutan, Cucak Rawa, Jalak Suren, hingga burung Kacamata atau Pleci.

“Sebagai negara megadiverse atau negara yang memiliki keanekaragaman hayati, Indonesia memiliki tanggungjawab moral agar 1.812 spesies burung, 515 spesies mamalia, dan banyak lagi satwa yang hidup di alam Indonesia, tidak punah akibat ulah manusia. Sehingga para anak cucu kita masih bisa melihat langsung beragam burung khas Indonesia. Pecinta burung juga secara ekonomi melalui penangkaran, ekonomi kerakyatan tumbuh, pertumbuhan ekonominya sekitar Rp 2 triliun per tahun. Mulai dari sisi penangkaran, pakan, sangkar, dan obat-obatan,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, berdasarkan data Burung Indonesia, jumlah jenis burung di Indonesia tercatat 1.769 jenis. Tercatat 531 jenis burung yang statusnya dilindungi, antara lain jenis elang, jalak bali, rangkong gading, kasuari, gelatik jawa, cucak rawa, dan lain-lain.

“Selain itu Indonesia juga memiliki jumlah burung endemik tertinggi di dunia. Di Indonesia tercatat lebih dari 372 jenis burung endemik, yaitu jenis burung yang tidak dapat ditemukan di negara lain di dunia. Ini merupakan sebuah kekayaan besar yang diberikan Allah kepada kita. Karena itu, saya sangat menghargai banyaknya perlombaan dan penangkaran burung yang ada di banyak daerah sekarang ini,” tegas Bamsoet. (Red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi