Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (36 menit yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (3 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (6 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (7 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (7 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (7 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (8 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (22 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 10 Juli 2023, 18:25 WIB 1,463 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Pilar ke 4, Cak Sholeh ” No Viral No Justice“ Media Dilindungi UU dan Tidak Boleh Diitimidasi

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pilar ke 4, Cak Sholeh ” No Viral No Justice“ Media Dilindungi UU dan Tidak Boleh Diitimidasi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

JAKARTA – Muhamad Sholeh S.H yang terkenal Cak Sholeh ” No Viral No Justice“ membicarakan terkait media yang sudah sesuai regulasi, ya haruse diakomodir oleh TNI-Polri dan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah.

Maka Pemerintah haruse kerjasama dengan awak media yang sudah sesuai aturan perusahaan Pers seperti akta pendirian, Menkuham, e- faktur dan ijin kantor maupun syarat- syarat lain sesuai kententuan berlaku.

Cak sholeh yang akrab dipangil, ia adalah kansultan hukum redaksi Media Group Cyber : infoklik.co, infodetik.co, tv10newsgroup.com dan korantv10.com menyebut media yang legal sudah sesuai aturan harus berbadan hukum yaitu PT.

Memiliki Perusahaan Pers seperti kantor dan sudah pernah bekerjasama dengan TNI-Polri maupun Pemerintah serta menyediakan rubik-rubik berita yang akurat, tajam, terpercaya seperti ada narasumber sesuai tema.

Jangan takut menyuarakan, jika diitimidasi oleh oknum-oknum yang merasa risih dan keberatan terkait berita- berita yang udah tayang, kan ada hak jawab.”maka kami siap turun ngawal terkait bantuan hukumnya”, kata Cak Sholeh ” No Viral No Justice“ dihadapan awak media, Senin (10/7/23).

Pesan moral, jadilah wartawan independen dan bagi seseorang dengan sengaja menghalangi wartawan menjalankan tugasnya dalam mencari, memperoleh dan menyebarluaskan informasi dapat dikenakan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Pasal 18 ayat 1 berbunyi : setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).” tegas Muhamad Sholeh S.H .(red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi