Sabtu, 3 Oktober 2026
TERKINI
• Plat Besi Bikin Curiga,Polisi Temukan 27 Kilogram Sabu Di Innova (6 jam yang lalu) • Laporan Seno Aji:OMBUDSMAN Periksa Ulin Nuha Kepala BPN Bandar Lampung (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Di Desa Marga Agung Tahun 2027 Fokus Pada Infrastruktur Dan Pertanian (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Marga Kaya Ikuti RPJMDes (7 jam yang lalu) • Musrenbangdes Desa Gedung Harapan Tahun 2027 Fokus Pembangunan Jalan Lingkungan (8 jam yang lalu) • Pemkab Lamsel Buka Akses Dokumentasi Kegiatan, Tinggal Scan QR Code Bisa Unduh Gratis (10 jam yang lalu) • Kementerian Kehutanan Dorong Pengelolaan Perhutanan Sosial Berkualitas di Blora (10 jam yang lalu) • Pemkab Blora Akan Undang Kementerian PU Bahas Progres Bendungan Cabean dan Karangnongko (10 jam yang lalu) • Musrenbangdes Di Desa Rejomulyo Tahun 2027 Fokus Pada Pembangunan Infrastruktur (10 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Anyar Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (11 jam yang lalu)
INFODESA 28 April 2021, 09:34 WIB 1,371 PDF

Pisang Cavendish Bumdes Pandanwangi Sedot Banyak Pembeli

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pisang Cavendish Bumdes Pandanwangi Sedot Banyak Pembeli
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

NGANJUK, INFODESANEWS – Pisang Cavendish menjadi produk unggulan BUMDes Pandanwangi BUMDes yang dikelola Desa Pandantoyo, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur ini mampu menyedot banyak pembeli bahkan siap bersaing dengan pisang cavendish yang beredar di berbagai supermarket yang ada.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan, budidaya pisang cavendish yang menjadi salah satu unit usaha BUMDes Pandanwangi ini telah mendapatkan pasar yang cukup baik.

Menurutnya, usaha pisang cavendish tersebut perlu dikembangkan untuk dapat meningkatkan nilai tambah.

“Pasar sudah ada, tapi produktifitas perlu ditingkatkan untuk memberikan nilai tambah. Pohonnya mau diapain, apakah bisa diolah untuk pakan ternak misalnya,” ujarnya saat meninjau BUMDes Pandanwangi, Sabtu (24/04/2021).

Terkait hal tersebut, Gus Menteri, sapaan akrabnya, mengajak berbagai stakeholder terkait untuk dapat membantu peningkatan produktifitas budidaya pisang cavendish BUMDes tersebut.

Bantuan tersebut, lanjutnya, dapat berupa biaya pengembangan atau teknologi tepat guna.

“Pasarnya sudah bagus. Tinggal pengembangan. Saya ajak semuanya yang menjadi bagian dari pengembangan produktifitas masyarakat untuk turut membantu. Atau bantuan teknologi tepat guna agar lebih bermanfaat,” ujarnya.

Di sisi lain ia mengatakan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi telah menyelesaikan Peraturan Menteri (Permen) terkait BUMDes. Permen tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2021 tentang BUMDes, yang dikeluarkan seiring disahkannya BUMDes sebagai badan hukum dalam Undang-Undang Cipta Kerja.

“Permendes (Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi) sudah selesai, tinggal menunggu pengesahan dari Kemenkumham (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia). Kalau sudah selesai semua, nanti BUMDes bisa usaha apa saja, sudah seperti PT,” ujarnya.

Di samping itu, Kepala Desa Pandantoyo, Khoiril Anwar mengatakan, budidaya pisang cavendish sendiri merupakan satu dari beberapa unit usaha lain yang dikelola oleh BUMDes Pandanwangi.

Adapun unit usaha lain yang tengah dikembangkan yakni perdagangan sembako, wisata agropark, wisata outbound, dan wisata kolam renang.

Khoiril mengakui, dari semua unit usaha tersebut, budidaya pisang cavendish masih menjadi produk utama yang paling banyak diminati.

“Pisang cavendish kita sudah mampu menjadi distributor di berbagai kabupaten/kota. Pisang cavendish kita bahkan sudah siap bersaing dengan produk supermarket,” ujar Khoiril.

Menurut Khoiril, pengembangan BUMDes yang baru berdiri sejak tahun 2019 tersebut, sepenuhnya menggunakan anggaran dari dana desa. Ia berharap, pengembangan BUMDes di desanya dapat membantu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat setempat.

“Kita ingin dengan berkembangnya BUMDes ini, dapat meningkatkan ekonomi di Pandantoyo biar lebih efektif. Mengangkat masyarakat miskin supaya ekonominya lebih meningkat,” ujar Khoiril.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi