Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (55 menit yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (1 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (4 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (6 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (6 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (6 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (8 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (13 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (22 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (22 jam yang lalu)
INFODESA 06 Juli 2023, 10:16 WIB 2,248 PDF

Pj Bupati Pati : 55 Kursi Kepsek Negeri Kosong

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pj Bupati Pati : 55 Kursi Kepsek Negeri Kosong
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS | Sejumlah formasi kepala sekolah dasar di Kabupaten Pati mengalami kekosongan. Menyikapi hal itu pemerintah memiliki program guru penggerak yang memang ditujukan untuk mengatasi kekosongan tersebut.” hal itu diungkapkan Penjabat Bupati Pati Henggar Budi Anggoro saat memberikan pemaparan terkait percepatan merdeka belajar.

Henggar mengakui bahwa saat ini di Kabupaten Pati memang sedang terjadi kekurangan kepala sekolah (Kepsek), untuk itu pihaknya selalu terjun ke lapangan untuk memberikan pendampingan-pendampingan guna terus memberikan peningkatan kualitas kegiatan belajar mengajar.

“Dapat kami sampaikan bahwa saat ini memang di Kabupaten Pati banyak kekurangannya. Sehingga kita yang berada di Disdik baik kabupaten, provinsi maupun pusat, sama-sama terjun ke lapangan, dalam rangka untuk senantiasa meningkatkan proses belajar mengajar yang ada di Kabupaten Pati”, terang Henggar, di Ruang Joyokusumo Setda Pati, Selasa pagi (4/7).

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati Paryanto mengatakan bahwa hingga bulan Mei 2023 terdapat 55 kursi kepala sekolah negeri yang kosong. Dirinya berharap dengan lulusnya guru penggerak tersebut dapat mengisi kekurangan yang ada.

“Kami akan coba prioritaskan untuk guru penggerak yang sudah lulus atau calon guru penggerak untuk ditempatkan sebagai kepala sekolah”, kata Paryanto

Sementara itu, Direktur Guru PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemenristekdikti) Santi Ambarrukmi berharap kelulusan guru penggerak angkatan ke-5 ini dapat mengisi kekosongan kursi kepala sekolah.

“Kami berharap ada pemanfaatan secara betul bahwa guru penggerak dapat memimpin di sekolah seperti tujuan awal program tersebut dibentuk dan Santi Ambarrukmi menambahkan, sebagai agen perubahan untuk menyongsong pelaksanaan kurikulum merdeka belajar ini, peran guru penggerak sebagai kepala sekolah akan sangat vital.

“Guru penggerak di Kabupaten Pati menjadi penting untuk transformasi pendidikan yang serba cepat ini. Sehingga perlu ada orang orang yang melihat untuk jangka panjang ke depan terkait pendidikan”, cetus Kemenristekdikti.(@Gus Kliwir)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi