Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (3 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (6 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (6 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (7 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (10 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (18 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (21 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 22 September 2021, 12:47 WIB 1,465 PDF

Pola Preemtif dan Preventif, Inilah Kata Bupati Gelar Operasi Patuh Candi

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pola Preemtif dan Preventif, Inilah Kata Bupati Gelar Operasi Patuh Candi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI,INFODESANEWS.COM – Bupati Pati Haryanto memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2021 di halaman Mapolres Pati, Senin (20/9).

Apel ini dihadiri pula oleh Kapolres Pati AKBP Christian Tobing, Dandim Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Adapun peserta apel terdiri atas unsur Polres, Kodim, Subdenpom, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.

Dalam apel tersebut, Haryanto membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Ia menyebut, Operasi Patuh Candi 2021 ini mengambil tema “Melalui Operasi Patuh 2021, Kita Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan dan Tertib Berlalulintas dalam rangka Mencegah Penyebaran Covid-19 serta Mewujudkan Kamseltibcarlanas yang Mantap”.

“Permasalahan di bidang lalu lintas dewasa ini berkembang cepat dan dinamis. Terlebih saat ini pemerintah kembali memberikan kelonggaran untuk aktivitas masyarakat, namun dengan syarat vaksinasi,” ujar Haryanto membacakan amanat Kapolda.

Ia menambahkan, latar belakang tersebut membuat operasi patuh candi kali ini harus dijalankan petugas dengan mempedomani protokol kesehatan serta melengkapi diri dengan alat pelindung diri.

Adapun Operasi Patuh digelar Polri secara serentak di seluruh Indonesia selama 14 hari, mulai 20 September sampai 3 Oktober 2021.

“Berbeda dari opersi patuh candi tahun-tahun sebelumnya, kali ini tidak berorientasi pada gakkum lantas (penegakan hukum lalu lintas/tilang), melainkan seluruh giat diarahkan pada pola preemtif dan preventif berupa tindakan simpatik humanis,” jelas Haryanto.

Ia menyebut, hal ini dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat kepada Polri. Selain itu upaya preemtif dan preventif juga bertujuan untuk menurunkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di tiap wilayah.

Pola operasi yang awalnya 80 persen giat preemtif dan preventif serta 20 persen penegakan hukum/tilang, diubah menjadi 100 persen tindakan simpatik.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi