Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (4 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (5 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (5 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (5 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (6 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (20 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu)
PERISTIWA 20 April 2022, 12:43 WIB 2,378 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Polda Jateng Bagikan 12 Tips Aman

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Polda Jateng Bagikan 12 Tips Aman
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SEMARANG – Menjelang akhir bulan Ramadhan, aktivitas ekonomi masyarakat mulai menggeliat. Warga mulai banyak beraktivitas keluar rumah dan berbelanja untuk keperluan Lebaran, Rabu (20/4/22).

Melihat fenomena ini, Polda Jateng mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati karena potensi kerawanan Kamtibmas juga meningkat.”Maka sebagai langkah antisipasi, patroli polisi pun banyak dikerahkan di sejumlah tempat strategis seperti tempat pemusatan massa, perbankan, anjungan ATM serta pusat perbelanjaan.

Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy meminta masyarakat untuk berhati-hati terhadap beberapa tindak pidana yang biasa terjadi di saat masyarakat membelanjakan uang atau bepergian menjelang lebaran.

“Aksi jambret dan copet sangat rawan terjadi pada saat seperti ini. Maka dari itu saya minta masyarakat untuk bijak dan berhati-hati,” ungkapnya.

Untuk itu dia meminta masyarakat tidak membawa uang tunai dalam jumlah banyak serta tidak memakai perhiasan secara mencolok.”Memakai perhiasan secara mencolok dan berlebihan serta membawa uang tunai dalam jumlah banyak berpotensi mengundang pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.

Selain itu, warga jangan menggunakan telepon genggam secara sembarangan. Begitu selesai digunakan, masukkan telepon genggam ke saku jaket atau ke tempat yang dianggap aman,” ucapnya.

Kabidhumas menambahkan, berdasar pengalaman, kaum wanita lebih banyak menjadi sasaran jambret. Sedangkan copet tidak menargetkan kalangan tertentu namun lebih memilih calon korban yaitu orang yang berada di tengah kerumunan massa sehingga aksi pelakunya bisa tersamar.

Terkait aksi copet dan jambret atau perampasan, Kabidhumas menyampaikan beberapa tips aman agar masyarakat terhindar dari dua tindak kejahatan di atas.

Merujuk pada beberapa referensi, tips aman untuk menghindari copet atau jambret itu diantaranya : 1. Memulai kegiatan dengan berdoa agar Tuhan memberikan kelancaran dan keselamatan saat beraktivitas. 2. Usahakan tidak beraktivitas sendirian. Upayakan mengajak keluarga atau rekan sehingga ada yang ikut mengawasi kegiatan yang dilakukan.

3. Selalu waspada terhadap lingkungan sekitar. Bersikap observatif serta Waspada terhadap gerak-gerik orang di sekitar . Tetap tenang dan jangan over reaktif. 4. Jaga jarak terhadap orang yang baru dikenal. 5. Waspadai dompet, jangan sampai menyembul saat disimpan. Upayakan tidak seluruh uang disimpan dalam dompet.

6. Gunakan tas yang terlihat tidak mewah dan tertutup. Para pelaku perampasan dan copet sering menargetkan tas yang terlihat mewah dan mencolok. Gunakan tas dengan penutup seperti resleting atau kancing sehingga tidak mudah dibuka.

7. Usahakanlah untuk selalu menggendong tas di bagian depan tubuh, dan peluklah tas jika anda terpaksa melewati kerumunan orang. Ada baiknya dompet atau HP tidak ditaruh begitu saja di dalam tas, tapi selipkan di dalam map, atau kantung yang lebih besar sebelum dimasukkan ke tas.

8. Upayakan tidak menyimpan seluruh barang berharga dalam satu tempat. Simpan barang berharga seperti uang dan telepon genggam dalam tempat terpisah, misalnya telepon genggam disimpan dalam saku jaket sedangkan uang dalam dompet atau kantong baju.

9. Hindari tempat gelap dan sepi. Apabila ada gelagat dibuntuti orang, maka segera menuju ke tempat ramai. 10. Jangan bermain telepon genggam saat di pinggir jalan atau di lokasi sepi, karena itu memancing pelaku tindak pidana untuk melancarkan aksinya.

11. Bila menjadi korban aksi kejahatan, segera berteriak minta tolong, membunyikan klakson atau tindakan lain untuk menarik perhatian orang di sekitar. Melakukan perlawanan terhadap pelaku merupakan hal yang wajar, namun agar tetap utamakan keselamatan diri sendiri. 12. Hindari main hakim sendiri dan segera laporkan kejadian pada petugas keamanan atau kepolisian terdekat.

Beberapa tips di atas, kata Kabidhumas, dianjurkan untuk digunakan warga masyarakat saat melakukan aktivitas berbelanja atau kegiatan lain di luar rumah.

“Namun ada Hal lain yang tidak kalah penting. Kami himbau masyarakat untuk tetap waspada penyebaran covid 19 serta taat protokol kesehatan. Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar menggunakan uang secara bijak dan tidak berlebihan dalam berbelanja,”kata Kabidhumas. (@Gus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi