Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (33 menit yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (3 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (5 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (7 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (7 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (7 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (8 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (22 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 21 Desember 2019, 01:22 WIB 644 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Pramuka SMK Bunda Satria Belajar Menulis Berita

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pramuka SMK Bunda Satria Belajar Menulis Berita
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BANYUMAS, INFODESANEWS – Pramuka Ambalan Pangeran Diponegoro Raden Ajeng Kartini pangkalan SMK Bunda Satria Wangon Kabupaten Banyumas mengikuti pelatihan Jurnalistik, Jum’at (20/12) di Aula SD Negeri 1 Karanglewas Kecamatan Jatilawang dengan jumlah peserta 54 orang.

Pelatihan Jurnalistik merupakan salah satu materi dalam rangkaian kemah bakti dan pelantikan bantara.

Pradana Raden Ajeng Kartini SMK Bunda Dari Fani Triana mengatakan pelatihan jurnalistik menghadirkan narasumber dari Humas Kwarcab Banyumas Parsito. Menurutnya pelatihan menulis bertujuan untuk mengenal ilmu jurnalistik agar mereka dapat mempublikasikan kegiatan yang dilaksanakan.

“Era sekarang kemampuan menulis sangat diperlukan agar semua kegiatan dapat dipublikasi ke masyarakat,” katanya

Meski hanya diberi waktu 90 menit, Parsito menyampaikan materi dengan cara mengajak peserta langsung mempraktikkan unsur berita yang memenuhi kebutuhan data 5W plus 1H seperti yang dipersyaratkan untuk menjadi sebuah berita. Semua peserta langsung diminta membuat berita pendek minimal tiga paragraf dengan tulis tangan di kertas.

“Dalam berita online itu, 3 paragraf terlalu sedikit dan lebih dari 5 paragraf itu terlalu banyak,” katanya

Pada kesempatan ini peserta terlihat antusias. Menurutnya Parsito secara umum, kemampuan menulis para peserta sudah cukup baik.

“Mesti waktu yang diberikan sangat singkat namun adik-adik mampu menyelesaikannya menjadi sebuah berita pendek. Saya berharap agar terus berlatih menulis tentang kegiatan di sekolah, lalu tulisannya ditempel di mading sekolah maupun medis sosial yang dimiliki untuk mempublikasikan tulisannya, atau bisa dikirim ke saya, untuk dibantu meneruskan ke media,” tambahnya

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi