Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (3 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (6 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (8 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (10 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (10 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (10 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (10 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 12 Juni 2024, 20:26 WIB 760 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Presiden Jokowi Bertemu Sekjen OECD Bahas Kelanjutan Keanggotaan Penuh Indonesia

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Presiden Jokowi Bertemu Sekjen OECD Bahas Kelanjutan Keanggotaan Penuh Indonesia
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BOGOR, INFODESANEWS | Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima Sekretaris Jenderal Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) Mathias Cormann di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (28/05/2024) siang. Pertemuan ini membahas kelanjutan proses aksesi Indonesia menjadi anggota penuh OECD.

“Pertemuan hari ini adalah pertemuan kedua antara Bapak Presiden Joko Widodo dengan Sekretaris Jenderal OECD Cormann terkait proses aksesi Indonesia. Pertemuan pertama terjadi pada bulan Agustus 2023. Tujuan pertemuan ini adalah untuk memberikan informasi terkini mengenai proses aksesi dan langkah-langkah yang harus diambil oleh pemerintah Indonesia,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dalam upaya tersebut, Airlangga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi telah menerbitkan Keppres Nomor 17 Tahun 2024 tentang Pembentukan Tim Nasional Persiapan dan Percepatan Keanggotaan Indonesia dalam OECD. Tim Nasional OECD terdiri atas pengarah, pelaksana, dan sekretariat. Tim tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dibantu oleh Menteri Keuangan dan Menteri Luar Negeri. Berdasarkan arahan Presiden, tim ini berkomitmen untuk mewujudkan keanggotaan penuh Indonesia dalam waktu tiga tahun.

“Tadi disampaikan oleh Bapak Presiden bahwa kita akan membentuk tim untuk itu dan juga akan mendorong agar aksesi OECD ini terintegrasi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Indonesia,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa Indonesia akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk meraih keanggotaan penuh OECD, termasuk menyusun initial memorandum dalam waktu 250 hari ke depan.

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan bahwa OECD akan melakukan survei terhadap kondisi ekonomi Indonesia untuk meningkatkan kapasitas investasi sehingga dapat setara dengan negara-negara yang sudah tergabung dalam OECD.

“Ini salah satu bentuk dukungan OECD untuk meningkatkan iklim investasi dan bagaimana Indonesia bisa menjadi negara yang setara dengan negara-negara OECD dalam pengembangan regulasi sehingga investor akan nyaman menambah investasi di Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara berharap penyusunan initial memorandum, yang menjadi salah satu syarat keanggotaan penuh Indonesia dalam OECD, dapat memberikan gambaran terkait reformasi ekonomi yang telah dilakukan oleh Indonesia.

“Kita berharap initial memorandum ini akan menjadi alat bagi Indonesia untuk menyampaikan kepada dunia apa saja yang sudah dilakukan oleh Indonesia dalam reformasi ekonomi. Saya yakin bahwa keanggotaan Indonesia akan menjadi tambahan kebanggaan bukan saja untuk Indonesia tapi juga untuk OECD,” pungkasnya.*Myd

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi