Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (3 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (5 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (5 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (10 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (11 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (13 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (13 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (13 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (20 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (20 jam yang lalu)
NASIONAL 20 Februari 2021, 11:26 WIB 812 PDF

Puluhan Lapak Pedagang di Pusat Niaga Palopo Dibongkar Satpol PP

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Puluhan Lapak Pedagang di Pusat Niaga Palopo Dibongkar Satpol PP
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS – Puluhan lapak pedagang yang berada di Pusat Niaga Palopo (PNP), Sulawesi Selatan, dibongkar aparat Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palopo, pada Sabtu (20/2/2021), pagi tadi.

Pembongkaran lapak ini meski sempat menuai protes dari para pedagang, namun tidak ada perlawanan dari pedagang dan pembongkaran tersebut tetap berlanjut. Para pedagang yang lapaknya dibongkar hanya bisa pasrah.

Puluhan Satpol PP Kota Palopo tersebut melakukan pembongkaran satu per satu lapak pedagang yang berada di sisi sebelah barat Pusat Niaga Palopo (PNP), Jalan Mangga, dikawal oleh ratusan personil TNI/Polri bersenjata lengkap.

Sementara itu, sejumlah ibu-ibu yang yang berjualan di sekitar PNP histeris, mempertanyakan atas dasar apa pemerintah membongkar lapak tersebut.

“Ini lahan milik warga, bukan milik pemerintah Kota Palopo. Ada apa dengan pemerintah, tolong kalau ada masalah warga pemilik lahan dengan pemerintah, jangan korbankan kami sebagai masyarakat kecil,” ungkap Wati, salah satu pedagang di PNP yang lapaknya ikut dibongkar.

Tindakan pembongkaran yang dilakukan oleh pemerintah Kota Palopo tersebut sangat disayangkan oleh sejumlah pedagang, pasalnya menurut mereka seperti saat ini di tengah Pandemi Covid-19, mereka sangat kesulitan untuk mencari nafkah untuk kebutuhan hidup sehari-hari serta kebutuhannya lainnya.

“Dimana kami mau cari nafkah kalau lapak kami ini dibongkar, beri kami solusi, karena anak kami di rumah mau makan pak,” kesal Dorce, yang juga pedagang dan lapaknya ikut dibongkar. (*)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi