Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (5 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (8 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (12 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (12 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (12 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (13 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 15 Februari 2021, 18:11 WIB 2,153 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Puluhan Rumah di Luwu Rusak Diterjang Puting Beliung, Satu Orang Tewas

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Puluhan Rumah di Luwu Rusak Diterjang Puting Beliung, Satu Orang Tewas
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS – Hujan deras yang disertai angin puting beliung mengakibatkan puluhan rumah warga di Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, rusak akibat angin puting beliung, Senin (15/02/21).

Warga yang mengalami korban bencana alam puting beliung itu rumahnya mengalami rusak berat. Atap rumah rata dengan tanah hingga harta bedan mereka pun rusak.

Kondisi terparah terjadi di Desa Salupao, sedikitnya ada tujuh rumah di desa ini rata dengan tanah. Sementara puluhan lainnya rusak ringan. Selain merusak rumah, puting beliung juga menyebabkan pohon tumbang dan menutup jalan desa.

“Ada satu korban meninggal dunia akibat musibah ini, korban baru ditemukan,” kata Rahmi, anggota SAR Pramuka Luwu.

Sementara itu, Natalia (33), warga Desa Salupao, mengatakan bahwa puting beliung terjadi sekitar pukul 12.30 Wita siang tadi. Ia menjadi salah satu rumah kediamannya kini rata dengan tanah. Beruntung dia masih bisa menyelamatkan diri dengan kedua orang anaknya.

“Tiba-tiba angin puting beliung terjadi, atap rumah beterbangan, waktu itu mati lampu, kami langsung keluar rumah mencari tempat aman, beruntung saya dan anak saya masih bisa selamat,” ungkap Natalia.

Sejumlah warga lainnya juga dikabarkan terluka akibat terkena material rumah yang beterbangan saat angin kencang terjadi. Hingga saat ini, warga korban angin puting beliung masih bertahan di rumah sambil mengumpulkan puing-puing rumahnya.(ben/yus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi