Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (4 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (7 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (11 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (11 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (11 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (12 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 24 Februari 2021, 10:17 WIB 2,054 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Puskesmas Baebunta Gelar Sosialisasi Pelayanan Darah pada Ibu Hamil

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Puskesmas Baebunta Gelar Sosialisasi Pelayanan Darah pada Ibu Hamil
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS – Mengantisipasi kejadian kematian ibu hamil karena perdarahan, Puskesmas Baebunta Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan, menggelar sosialisasi pelayanan darah bagi ibu hamil, di Aula Kantor Desa Tarobok Kecamatan Baebunta, Selasa (23/2/2021).

Kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, Kepala Dusun dan kader Posyandu se-Desa Tarobok itu, dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, dimana seluruh peserta sosialisasi memakai masker dan duduk di kursi dengan mengatur jarak.

Kepala Puskesmas Baebunta, Hairul Muslimin menyebut, kasus kematian ibu hamil dan ibu bersalin masih ditemui di beberapa wilayah, meski cakupan persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan sudah cukup tinggi.

“Data kematian ibu hamil dan ibu bersalin di negara kita menunjukkan jumlah kasus rata-rata 4 orang setiap harinya, atau ada 1 kasus kematian ibu hamil setiap 6 jam,” ungkap Hairul pada media ini, Rabu (24/2/2021) diruangannya Kantor Puskesmas Baebunta Desa Baebunta, Jalan Trans Sulawesi.

Penyebab kematian ibu hamil dan melahirkan tersebut, kata Hairul Muslimin, diantaranya karena adanya kasus perdarahan hebat yang dialami oleh ibu, baik saat hamil maupun saat melahirkan, di samping karena faktor infeksi dan penyakit yang diderita ibu hamil.

Lanjutnya, untuk mengantisipasi kejadian kematian ibu hamil karena perdarahan di masa mendatang, perlu penyediaan darah yang aman dan berkualitas di Unit Transfusi Darah.

“Partisipasi masyarakat sebagai Pendonor darah sukarela sangat diharapkan, untuk mendukung persediaan darah di Unit Transfusi Darah dan Rumah Sakit, dan sebagai kesiapsiagaan kita mengantisipasi kasus kegawatdaruratan dalam kehamilan dan persalinan,” kata Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas ini.

Ia menjelaskan, pemerintah telah menerapkan Program Quick Wins, yaitu program pelayanan darah bagi ibu hamil, sebagai upaya untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), dengan melibatkan Puskesmas, Unit Transfusi Darah (UTD), dan Rumah Sakit.

“Lewat program Quick Wins, diharapkan seorang ibu hamil mempunyai 4 orang calon pendonor darah, dengan golongan darah yang sama.” terang Kapus Baebunta.

Pada kesempatan sosialisasi itu, beberapa warga Desa Tarobok Kecamatan Baebunta menyatakan kesediaannya untuk menjadi Pendonor Darah sukarela.

“Kita patut mengapresiasi warga yang bersedia menjadi Pendonor Darah sukarela, dan semoga ini menjadi ladang ibadah dan gaya hidup yang baik di masyarakat,” ucap Hairul Muslimin.

Untuk pelaksanaan donor darah, Hairul menjelaskan, akan melibatkan Unit Transfusi Darah Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara sebagai pelaksana teknis.

“Jadwal donor darah akan dikoordinasikan dengan UTD Dinas Kesehata Luwu Utara. Asal calon pendonor darah telah siap, Insya Allah Unit Transfusi Darah akan turun langsung ke desa,” tukas Kapus Baebunta. (yus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi