Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (50 menit yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (55 menit yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (6 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu)
INFODESA 18 Maret 2019, 20:20 WIB 728 PDF

Pustakawan Desa Belajar Strategi Pengembangan Pepustakaan

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pustakawan Desa Belajar Strategi Pengembangan Pepustakaan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BANYUMAS, INFODESANEWS – Perpustakaan merupakan sebuah lembaga atau institusi sosial yang harus dikelola secara profesional. Pengelolaan secara profesional berarti memenuhi kriteria dan standar yang berlaku baik dari sisi perpustakaannya maupun tenaga pengelolanya. Untuk memenuhi standar pengelolaan perpustakaan yang profesional, Pemerintah Kabupaten Banyumas, melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpusda) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpustakaan bagi pengelola perpustkaan desa dan taman bacaan masyarakat Selasa (12/3) di Aula Disarpusda. Kegiatan tersebut untuk melatih kompetensi tenaga perpustakaan desa agar profesional dalam melayanani masyarakat.

Kepala Dinas Arpusda Joko Wikanto mengatakan minat baca di Banyumas masih perlu ditingkatkan dan harus diselesaikan secara terpadu, terkoordinasi dan terintegrasi oleh pemerintah bersama jajaran dunia pendidikan, termasuk peran serta kepala desa dan masyarakat itu sendiri.

“Salah satu upaya perlu diadakan perpustakaan desa/TBM dan melalui beberapa kegiatan yang menjadi program Dinas Arpusda Kabupaten Banyumas yaitu melalui kegiatan layanan perpustakaan keliling dan pembinaan serta kerjasama antar perpustakaan,” katanya

Menurut Joko, untuk memotivasi Perpustakaan Desa, Dinarpusda Banyumas akan menyelenggarakan lomba perpustakaan Desa/Kelurahan yang akan diselenggarakan pada bulan Juli 2019.

“Saat ini terdapat 71 perpustakaan desa dan taman bacaan masyarakat di Banyumas,” tambahnya

Kasi Pengembangan, Pembinaan dan Kerjasama Perpustakaan Indra Syamsu mengatakan Bintek kali ini diikuti 25 peserta dari 5 perpustakaan desa dan 1 taman bacaan masyarakat.

“Perpusdes yang mengikuti Bintek antara lain Pepusdes Ciberem Kecamatan Sumbang, Pepusdes Sibalung dan Kedungpring Kecamatan Kemranjen, Perpusdes Kedungwuluh Kecamatan Patikraja, Pepusdes Desa Tinggarjaya Kecamatan Jatilawang serta Taman Bacaan Masyarakat Desa Karangrau Kecamatan Sokaraja,” katanya.

Pada Bimtek ini peserta diajarkan cara dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan peran perpustakaan desa, guna terwujudnya Masyarakat Yang Literat Melalui Pemberdayaan Perpustakaan Desa . Selain itu, peserta juga diajarkan bagaimana membuat katalogisasi, klasfikasi dan belajar membuat rencana kerja serta menyeleksi koleksi perpustakaan yang sesuai, serta membimbing masyarakat untuk menemukan informasi yang valid di era digital ini.

“Pelatihan akan berlangsung selama 4 hari mulai hari ini Selasa (12/3) hingga Jumat (15/3), kami menghadirkan narasumber dari Dinas Keasrsipan dan Perpustakaan Propinsi Jawa Tengah yaitu Adib Suharto dan Dyah Nugraheni,” tambahnya

Selain untuk mempersiapkan tenaga pengelola perpustakaan yang mempunyai kemampuan dan keterampilan di bidang perpustakaan, juga belajar strategi pengembangan perpustakaan, karena keberadaan perpustakaan desa diharapkan sebagai bagian integral dari upaya membangun masyarakat yang literat dan mampu memenuhi kebutuhan dan tuntutan para pemakainya.

“Nantinya perpustakaan desa tidak hanya untuk pinjam meminjam buku, tetapi juga sebagai pusat belajar dan berkegiatan masyarakat dengan pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat,” pungkasnya. ***Parsito

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi