LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Minggu malam, langit desa Banjarsuri Kecamatan Sidomulyo, tampak pekat, namun jalanan justru terang benderang. Satu per satu cahaya api obor menyala di tangan warga, membentuk barisan panjang yang berliku menyusuri jalan desa. Suasana hangat pun tercipta, seakan obor-obor itu bukan hanya menerangi gelap malam, tetapi juga menyalakan semangat kebersamaan.
Anak-anak berlari kecil dengan wajah sumringah, sementara para orang tua berjalan dengan langkah mantap, membawa obor seolah menjaga warisan perjuangan. Riuh tawa, sorak sorai, dan kibaran merah putih berpadu dengan dentuman tabuh bedug serta yel-yel kemerdekaan.
Pawai obor itu tak sekadar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Ke-80 RI, melainkan simbol persatuan dan harapan. Api yang menyala di sepanjang jalan menjadi pengingat, bahwa semangat perjuangan para pahlawan masih hidup di dada setiap warga desa. Malam yang sederhana pun berubah menjadi momen yang penuh makna—hangat, haru, sekaligus membanggakan.
Kepala Desa Banjarsuri, menekankan pentingnya kebersamaan.
“Semoga semangat yang kita nyalakan malam ini lewat pawai obor, tidak padam hanya sampai di sini. Mari terus menjaga persatuan, membangun desa dengan gotong royong, dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata,”ucap Sugianto dalam sambutannya. Minggu malam (18/8/2025)
Senada dengan itu, tokoh masyarakat juga menyampaikan pesan penuh semangat.
“Obor ini bukan sekadar cahaya, melainkan lambang perjuangan. Tugas kita adalah menjaga agar nyala semangat ini tetap hidup di hati generasi muda. Dengan persatuan dan kerja keras, kita pasti bisa membawa desa kita lebih maju,” ungkapnya dengan lantang. (Red)