Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (7 menit yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (1 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (11 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (13 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (13 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (19 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (21 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (21 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (21 jam yang lalu)
INFODESA 16 Agustus 2020, 15:36 WIB 1,658 PDF

Realisasi Bantuan Kemensos RI bagi Warga Terkait Covid-19 di Kudus Jateng, ” SEKILAS EFEKTIFITAS Program E-WARUNG”

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Realisasi Bantuan Kemensos RI bagi Warga Terkait Covid-19 di Kudus Jateng, ” SEKILAS EFEKTIFITAS Program E-WARUNG”
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin
Ka. Dinsos P3AP2KB Kab. Kudus

KUDUS, INFODESANEWS – Dalam pelaksanaan realisasi mengimplementasikan Bantuan Kementrian Sosial RI ke daerah, kabupaten Kudus disaat awalnya sempat banyak keluhan di masyarakat, terkait pembagian wujud sembako yang ada ditemukan kualitasnya tidak sesuai selayak harganya. Juga tudingan terhadap oknum yang ikut “berdagang” komoditi sembako.

Kini, setelah ditetapkannya Kadin Drs.H.Mundir, MM sebagai pimpinan, mekanisme diharapkan tidak ada keluhan.
Bantuan Kemensos, yang angka nominalnya Rp. 200.000, (dua ratus ribu rupiah) per KK tersebut diwujudkan bentuk sembako plus, yakni beras, telur, buah, bahan sayur, bumbu/bawang merah-putih, lombok dan lain-lain, seperti kacang hijau, jagung. Unit pembagi oleh E-Warung, yaitu warung di desa tersebut yang bisa terjangkau oleh warga penerima bantuan. Mekanismenya melalui sistem ATM, kerjasama dengan Bank BNI cabang Kudus.

E-Warung Pak Karno, di kelurahan Purwosari kecamatan Kota Kudus

Setelah warga menerima ATM BNI berwarna merah, selanjutnya menuju ke E-Warung sesuai wilayah desa/kelurahan warga setempat. Kemudian pemilik E Warung akan mencocokan nama pada daftar buku penerima, lalu menggosok Kartu pada mesin gesek ATM, kemudian warga menerima jatah berupa komoditi siap masak untuk dinikmati di rumah. Bahkan bila yang penerimaan buah Pier dan Apel ada juga yang langsung menikmatinya di E warung itu.

Menurut Kepala Dinsos jumlah E Warung di kabupaten Kudus ada 148 toko yang merupakan Mitra  dari bank BNI, dan penunjukkan E Warung langsung dari BNI bukan dari Dinsos P3AP2KB, pihaknya hanya melakukan pengawasan saja.
“Jumlah E Warung ada 148 se kabupaten Kudus, dan semuanya Mitra bank BNI termasuk penunjukkannya juga oleh bank BNI, kami hanya melakukan pengawasan saja”, terang Mundir.

Ka Dinsos P3AP2KB Kab. Kudus Drs. Mundir, MM dan Bin S. Direktur Paderi

Dalam perbincangan singkat antara Kepala Dinas Sosial-P3AP2KB, Drs. Mundir. MM dengan InfodesaNews, didampingi oleh Direktur Paderi (Pusat Analisi Demokrasi Ekononi keRakyatan Indonesia), Bin Subiyanto.M, tergambar bahwa selama bulan juli-agustus, realisasi baik dan lancar.

Saat ditanya berapa KK penerima se kabupaten Kudus, “Iya banyaklah, 148 warung dan rata rata jumlah KK 38.910 seluruhnya”, jawabnya.

Sebuah E Warung di Kelurahan Purwosari, Kec Kota, pak Soekarno, nampak berjubel oleh pengantri, sejak tanggal 10 malam sampai 13 agustus kemarin. Baru landai ketika Tim peneliti datang tanggal 14 Agustus.
“Hal ini menunjukkan efektifitas Langkah Kemensos bermitra dengan BNI”, tutur Bin.S., peneliti ekonomi kerakyatan.
“tapi masih harus memetik beberapa sample di kecamatan lain, yang jauh dari pusat Kota”, imbuhnya.

Demikian Program Kemensos yang terlaksana di Kudus. Secara rutin, E Warung dikunjungi penerima Dana Manfaat, untuk Covid-19, antara tanggal 10 per bulan.

Harapannya Plt. Bupati Kudus, perlu bersama “On The Spot” melihat lagi – langsung, sebagai monitoring berkala. (mu/ Ibnu)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi