Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (44 menit yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (3 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (10 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (10 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (12 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (13 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (14 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
NASIONAL Blora 30 September 2026, 23:37 WIB 18 PDF

Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila

Kabiro Blora
Oleh: Sahid Simon • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Sahid Simon

BLORA, INFODESANEWS – Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Blora, Munaji, memimpin kegiatan renungan suci di Tugu Pancasila, Kedung Jenar, Kabupaten Blora.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen organisasi kemasyarakatan, seperti Skuad Nusantara, Lindu Aji, Grib Jaya, serta LSM Harimau.

Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Blora, Munaji menegaskan bahwa Pancasila merupakan dasar dan falsafah bangsa Indonesia yang telah menjadi kesepakatan para founding father dan konsensus seluruh rakyat. Pancasila tertuang kokoh dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai jiwa dan kepribadian bangsa, karena merupakan kristalisasi dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

"Kegiatan di Tugu Pancasila ini dalam rangka renungan suci, kesaktian Pancasila. Kita harus bersama-sama belajar, di mana saktinya Pancasila itu tidak hanya sakti sendiri, tetapi juga berkat pengorbanan jiwa, raga, bahkan nyawa para pahlawan revolusi kita," ujar Munaji, Rabu (30/9/2026).

Foto Berita

Ia juga menyampaikan bahwa materi renungan ini ditujukan bagi orang dewasa maupun kaum pelajar, termasuk para santri dari salah satu pondok pesantren yang turut hadir.

Menurutnya, di Blora, Pancasila harus benar-benar dibumikan, terlebih karena dari 16 kecamatan di wilayah ini terdapat tempat-tempat sejarah yang berkaitan dengan peristiwa G30S/PKI.

"Pesan kami, mari jadikan Pancasila sebagai pedoman hidup. Kita harus menjaga ideologi Pancasila ini sampai sekarang. Kita akui begitu saktinya Pancasila, dan di sila-silanya kita harus mengerti, paham, serta mempelajarinya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari berbangsa dan bernegara," tambahnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Blora yang akrab disapa Ki Yayun, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, dalam kondisi bangsa dan negara saat ini, semua pihak harus turun tangan untuk menjaga generasi penerus agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab.

"Kesaktian Pancasila itu sudah harga mati. Kita harus mendukung penuh kegiatan seperti ini," tegas Ki Yayun.

Ia juga menjelaskan filosofi Tugu Pancasila yang berada di tengah kota Blora, tepatnya di Desa Kedung Jenar. Menurutnya, monumen tersebut menyimpan makna mendalam yang jarang diketahui masyarakat.

Patung-patung pada tugu tersebut menghadap ke empat arah mata angin dengan atribut yang berbeda-beda.

"Patung yang menghadap ke barat membawa pistol, melambangkan pemimpin yang bertanggung jawab atas keselamatan anak buahnya. Yang menghadap ke timur membawa kendi dan pacul, melambangkan pencarian nafkah yang menyesuaikan terbitnya matahari. Yang menghadap ke utara membawa bambu runcing, melambangkan perjuangan apa adanya melawan penjajah. Sedangkan yang menghadap ke selatan membawa rampasan senjata dari Belanda, melambangkan perjuangan yang setengah modern," jelasnya.

Kegiatan renungan suci ini diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat Blora dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman hidup berbangsa dan bernegara.**Red

Oleh: Sahid Simon Editor: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #Blora #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi