Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (3 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (5 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (6 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (10 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (11 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (12 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (12 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (14 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (18 jam yang lalu)
INFODESA 19 Maret 2020, 22:39 WIB 1,320 PDF

Rombongan DPRD Blora, Menghilang Saat Menuju Ke RSUD Cepu

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Rombongan DPRD Blora, Menghilang Saat Menuju Ke RSUD Cepu
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Dalam upaya pencegahan beredarnya Virus Corona sejumlah Dewan Perwakilan Rakyat kabupaten Blora menolak untuk di lakukan penyemprotan cairan desinfektan itu untuk mencegah penularan COVID-19 di RSUD Cepu, sepulang Kunker di Lombok NTB, kamis 03/19/2020.

Contoh yang tidak sepatutnya di pertontonkan DPRD Blora dengan nada keras terhadap Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Permukiman (P3PLP), Edi Sucipto dari DKK Blora mempertanya surat tugas untunk pelaksanaan pemeriksaan yang di lakukan pemkab Blora.

Tampak HM. Warsid dari  politisi senior Hanura mendatangi  Edi Sucipto memintak untuk menunjukkan surat tugas dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

” Mana surat tugas untuk pemeriksaan , harus sesuai SOP, karena kami ini anggota dewan,” ungkapnya

Lebih lanjut Warsit menuturkan bahwa keberangkatan DPRD ke Lombok dalam rangka melaksanakan tugas, namun mengapa kepulangan mereka ke Blora di samakan dengan pengembala domba.

” Ini DPRD bukan anak gembala, pakai aturan ada undang – undangnya, ” ungkap warsid dihadapan kabid Edi Sucipto.

Pemeriksaan berhenti dengan paksaan untuk pindah lokasi ke RSUD Cepu.

Baca juga –> https://blora.bromohosting.com/usai-video-anggota-dprd-blora-enggan-diperiksa-dkk-viral-sekda-angkat-bicara/

Setelah di tunggu beberapa sekian lama ternyata rombongan DPRD yang ditunggu tidak juga nongol. Diduga rombongan Bus DPRD meluncur ke arah kota Blora.

Hal itu di sesalkan kabid Edi Sucipto yang akan melakukan tugas pemeriksaan dan penyemprotan cairan desinfektan untuk mencegah masuknya Virus Covid-19 bersama rombongan DPRD tersebut

” Hal ini telah di sepakat bersama dewan, pemberitahuan kepada kami terakhir pemeriksaan mohon di lakukan di Padangam Bojonegoro, sehingga jika sudah masuk Blora sudah clir semua,” ungkapnya.

Sampai berita ini diturunkan jam 20.30 WIB, tercatat baru 14 anggota dewan yang baru menjalani pemeriksaan dan penyemprotan. Lainnya menghilang bersama rombongan masuk kabupaten Blora.***Red

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi