BLORA, INFODESANEWS – RSUD dr. R. Soetijono Blora secara konsisten memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola rumah sakit yang transparan, bersih, dan berkualitas. Komitmen ini diwujudkan melalui pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Upaya transformasi ini dijalankan melalui serangkaian terobosan strategis, mencakup manajemen perubahan, penataan prosedur tata laksana, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta percepatan digitalisasi layanan.
Salah satu inovasi andalan adalah peluncuran Aplikasi Dolan Soetijono. Aplikasi ini memudahkan pasien dalam mengakses berbagai layanan secara digital, mulai dari pendaftaran online, pengecekan riwayat pemeriksaan, informasi ketersediaan tempat tidur, hingga pembayaran melalui Virtual Account (VA) dan QRIS.
Keberhasilan inovasi digital ini terbukti signifikan. Rumah sakit berhasil menekan anggaran belanja cetak hingga 25 persen dan memangkas waktu tunggu layanan dari sebelumnya hampir dua jam menjadi kurang dari 30 menit. Selain itu, sistem digital juga membantu meminimalisir potensi pungutan liar (Pungli), benturan kepentingan, dan gratifikasi.
Tidak hanya inovasi layanan, RSUD dr. R. Soetijono Blora juga mencatat peningkatan kinerja yang luar biasa pada periode 2023-2024. Terjadi kenaikan jumlah kunjungan pasien, baik rawat jalan, rawat inap, maupun gawat darurat (IGD). Secara finansial, pendapatan rumah sakit juga mengalami pertumbuhan yang diiringi dengan indikator kesehatan keuangan yang semakin membaik.
Aspek kedisiplinan SDM juga menunjukkan kemajuan positif, dengan jumlah pelanggaran yang turun drastis dari 103 kasus (2023) menjadi hanya 15 kasus (2024).
Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora, dr Puji Basuki menegaskan bahwa capaian ini adalah buah sinergi dari seluruh jajaran rumah sakit dan dukungan penuh masyarakat.
“Transformasi layanan ini bukan hanya sekadar adopsi teknologi, tetapi yang terpenting adalah membangun budaya kerja baru yang lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan pasien,” ujarnya,” Selasa (26/8/2025)
Dengan berbagai kemajuan tersebut, RSUD dr. R. Soetijono Blora optimis dapat meraih predikat WBK dan WBBM, sekaligus menjadi role model untuk pelayanan publik yang bersih, modern, dan terpercaya di Kabupaten Blora.***Red/Sm